Halaman

Senin, 13 Juni 2016

Lidah Buaya



Lidah Buaya
Morfologi

Lidah buaya berasal dari kepulauan Canary, sebelah barat Afrika. The natural healer ini ‘hijrah” ke Indonesia pada abad ke-17. Tanaman hias atau pekarangan ini dapat tumbuh di ketinggian 1 sampai 1500 meter di atas permukaan laut, dengan suhu udara berkisar 16 sampai 33 o Celsius.
Bunga lidah buaya berwarna merah. Batangnya bisa mencapai tinggi 30 cm, namun nyaris tidak kelihatan karena tertutupi tanah dan dipenuhi daun-daun yang tersusun rapat.
Daun merupakan bagian lidah buaya yang kaya khasiat. Daun lidah buaya tebal, mengandung lendir dan banyak air. Pinggiran daun dihiasi duri-duri lunak. Panjang helaiannya bisa mencapai 50 sentimeter.
Lidah buaya termasuk keluarga Liliaceae yang memiliki lebih 200 species. Ada 3 species Aloe yang biasa dibudidayakan, yakni Aloe sorcotin (Zanzibar aloe), aloe berbadanis Milier, dan aloe vulgaris. Lidah buaya yang banyak di tanam di Indonesia adalah jenis berbadanis yang lebih dikenal dengan sebutan Aloe vera Linn. Diantara ketiga Aloe tersebut, justru Aloe vera yang paling berpotensi dikembangkan untuk bahan baku industri farmasi, pangan dan kosmetika.

Beberapa khasiat Lidah Buaya

Melembapkan Kulit
Ambil satu atau 2 daun lidah buaya, kupas kulitnya lalu lumatkan hingga berbentuk seperti getah. Ambil 3 sendok getah lidah buaya, tambahkan 1 sampai 2 tetes minyak esensial tea tree ( dijual di body shop). Aduk rata. Oleskan pada bagian kulit yang kering. Diamkan selama 10 sampai 15 menit. Setelah itu bilas dengan air dingin.
Mengatasi Sengatan Matahari
Bila kulit memerah setelah terkena sinar matahari, ambil satu helai daun lidah buaya, keluarkan getahnya. Oleskan pada kulit yang terasa panas, memerah, dan gatal akibat sengatan matahari.
Membuat Rambut Indah Berkilau
Saat rambut masih lembap sehabis keramas, oleskan lender atau getah lidah buaya mulai dari akar sampai ke ujung rambut. Lalu, pijat-pijat kulit kepala dengan lembut. Bungkuslah rambut dengan handuk hangat atau shower cap selama 30 menit, bilas hingga bersih.
Obat Diabetes
Ambil 1 lembar daun lidah buaya berukuran sedang, cuci bersih, lalu buang kulit dan durinya. Cuci bagian dalam lidah buaya sampai lendirnya hilang. Potong-potong seperlunya, kemudian rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring ramuan lidah buaya. Minum 2 kali sehari setelah makan, masing-masing 1 gelas.
Catatan
Tidak dianjurkan bagi penderita diare atau gangguan pencernaan serta wanita hamil.
Kegunaan lidah buaya sebagai makanan dan minuman
Antara lain berkhasiat untuk menyembuhkan cacingan , susah kencing, sembelit, batuk, radang tenggorokan, hepatoprotektor (pelindung hati), diabetes, pembangkit sistem kekebalan (imunomodulator), penurun kolesterol dan jantung koroner. Begitu besarnya manfaat lidah buaya tidak ada salahnya mulai sekarang memasukkan produk olahannya ke dalam makanan sehari-hari.

Jika Anda akan mengolah lidah buaya berikut tips untuk mengurangi bau langu, rasa pahit dan lendirnya:

Pilih lidah buaya berdaging tebal. Kupas kulit sedikit tebal sehingga tersisa daging buah yang berwarna putih transparan. Potong menjadi bentuk yang lebih kecil. Rendam di dalam air matang yang telah ditambah dengan 0,025 % garam dan 0,025 % asam sitrat. Biarkan selama 2 jam, cuci bersih dan tiriskan.
Cara lain: Setelah dikupas, cuci dan remas-remas potongan daging lidah buaya di dalam air garam, setelah lendirnya hilang, rendam dalam air kapur sirih atau tawas agar diperoleh tekstur gel lebih kokoh dan kenyal. Cuci bersih dan gel siap digunakan.

Koktail lidah buaya atau nata lidah buaya
Bahan:
Pelepah lidah buaya segar 4 kg (dibutuhkan lidah buaya dengan ketebalan 2 cm agar bisa diperoleh potongan-potongan koktail/nata dengan kualitas bagus.
Air 1 liter, untuk merendam
Garam 50 gram
Air kapur sirih 1 sendok teh
Air 1 liter untuk merebus
Gula pasir secukupnya untuk sirup, essens sesuai selera
Cara membuat:
1.      Kupas kulit lidah buaya, ambil dagingnya dan potong dadu dengan ukuran 2x2 cm.
2.      Cuci bersih daging lidah buaya, rendam selama 1 jam, tiriskan. Cuci kembali dan bilas hingga benar-benar bersih.
3.      Rebus air hingga mendidih, masak lidah buaya selama 10 menit, angkat, tiriskan.
4.      Rebus air dan gula pasir hingga mendidih, masukkan lidah buaya.
5.      Tambahkan sirup jika suka. Dinginkan sebelum dikemas.

Minuman lidah buaya

Untuk membuat 75 gelas minuman lidah buaya (ukuran gelas 250 ml),
5 kg daun lidah buaya
2 kg gula pasir
2 ons garam dapur
1 ons tawas
1 ons kapur sirih
1 lembar daun pandan atau essence atau vanilla secukupnya.
Cara membuat
Kupas kulit daun lidah buaya dengan hati-hati, jangan sampai daging daun yang berwarna putih ikut terkelupas.
Cuci dan rendam dalam air bersih, sambil dipotong kecil-kecil berbentuk kubus. Potongan tersebut direndam dalam larutam garam 1 ons yang diseduh dengan air panas (60oC) secukupnya, diamkan ±20 menit, lalu tiriskan.
Ulangi ulangi merendam lidah buaya dengan air garam ini sekali lagi. Berikutnya bahan direndam dalam air tawas ±20 menit (tawas 1 ons dihancurkan dan ditambah air secukupnya), lalu tiriskan lagi. Kemudian rendam bahan dalam larutan kapur sirih yang jernih selama 2 jam ( 1 ons kapur + air secukupnya), kemudian tiriskan. Cuci bersih dengan air bersih.
Untuk membuat sirup, rebus kurang lebih 2 liter air dengan 2 kg gula pasir sampai suhu  80oC tambahkan daun pandan atau aroma (sesuai selera).
Campurkan bahan tirisan tadi ke dalam sirup. Panaskan campuran tersebut sampai mendidih. Untuk dihidangkan, tunggu sampai dingin. Agar lebih nikmat, tambahkan es batu.

Jus Lidah buaya

Bahan-bahan
Beberapa daun lidah buaya yang cukup tua
Air perasan buah jeruk
Cara Membuat:
Potong beberapa lembar daun lidah buaya yang cukup tua langsung dari tanaman. Kupas sisi daun  lidah buaya yang berduri dengan menggunakan pisau kupas, lalu cuci daun lidah buaya.
Keruk gel(daging) lidah buaya dengan menggunakan sendok atau potong kecil-kecil lidah buaya. Blender gel lidah buaya, tambahkan air perasan jeruk secukupnya. Blender selama 2 menit. Catatan: gel lidah buaya tanpa kulit tidak tahan lama karena akan teroksidasi oleh udara.
Air jeruk berguna untuk menstabilkan gel lidah buaya supaya tahan lama dan untuk memberikan cita rasa.
Tuangkan jus lidah buaya buatan Anda ke dalam wadah dengan tutup kedap udara. Diamkan di dalam lemari es minimal 2 jam. Jus lidah buaya  Anda siap dikonsumsi. Jus ini tahan selama seminggu, namun untuk mendapatkan kesehatan  maksimal. Sebaiknya dihabiskan dalam 3 hari.
Cara mengonsumsi jus ini
Tuang 2 sendok makan jus lidah buaya buatan Anda ke dalam segelas air matang, lalu aduk. Jus ini dapat ditambahkan jus buah jika Anda suka.
Perhatian: jus lidah buaya tidak boleh buat ibu hamil

Ginger Aloe Vera Sajian hangat untuk mengurangi Gejala Batuk Pilek
Bahan
2000 ml air
200 g jahe, memarkan
1 lembar daun pandan
1 butir daun kelapa muda keruk
200 g sari kelapa (nata de coco)
200 g manisan aloe vera
Cara membuat:
Rebus air, gula pasir dan jahe sampai mendidih dan warna air berubah agak kecoklatan. Tambahkan daun pandan. Saring dan sisihkan.
Masukkan kerukan kelapa muda, nata de coco dan manisan aloe vera ke dalam air jahe.
Sajikan selagi panas.
Untuk 6 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 94 Kal
Protein: 0,6 g
Lemak: 0,5 g
Karbohidrat: 22,2 g

Senin, 16 Mei 2016

Kurangi Nyeri Leher Akibat Gadget




Kurangi Nyeri Leher Akibat Gadget

Risiko mengalami nyeri leher meningkat bila kebanyakan menggunakan perangkat gadget khususnya ponsel dan tablet. Hal ini di karenakan  posisi kepala yang membungkuk sehingga otot leher tertarik dan membuat pegal.

Text neck
adalah tekanan berlebihan di sekitar leher karena terlalu lama menunduk atau menekuk leher ke bawah akibat penggunaan ponsel atau gadget.
 adalah kondisi nyeri di bagian leher diikuti perubahan pada struktur tulang leher yang terlihat dari hasil x-ray dan radiografis dan kondisi ini terjadi akibat orang melakukan posisi yang buruk (Poor posture) dan tekanan berlebihan pada tulang belakang bagian leher (cervical spine).

Kepala manusia memiliki bobot sekitar 5,4 kg dalam kondisi seimbang di atas tulang belakang. Ketika leher kita condong ke depan dan menunduk saat asyik dengan gadget, bobot kepala naik sehingga beban leher dan tulang belakang lebih besar. Pada penambahan sudut 15 derajat, tulang leher harus menahan beban sekitar 12,2 kg (menopang berat dua kali lipat). di sudut 30 derajat bebannya naik lagi berkali-kali lipat dan seterusnya. Beban paling berat yang ditanggung tulang leher jika orang mencondongkan kepalanya ke depan sebesar 60 derajat. Karena posisi itu menghasilkan tekanan sekitar 60 pounds di bagian tulang leher atau setara dengan 27,22 kg.  Studi menunjukkan posisi kepala ketika ber-SMS atau bermain game di smartphone menempatkan tekanan tulang belakang setara berat rata-rata anak berusia 12 tahun atau sekitar enam buah bola bowling. Wow!

Lakukan tips berikut agar badan terasa lebih baik saat menghabiskan berjam-jam bekerja dengan perangkat gadget.
Posisi Gadget
Memegang tablet terlalu rendah, terutama di pangkuan saat duduk di tempat tidur atau sofa, dapat menyebabkan ketegangan di otot leher. Letakkan gadget di atas meja dengan posisi gadget setingkat pandangan mata.
Duduk santai
Buatlah bahu Anda santai. Punggung tegak namun tetap rileks. Pilihlah kursi dengan sandaran yang baik. Bila merasa pegal, letakkan bantal di belakang punggung supaya semakin nyaman untuk bersandar.
Beri batasan waktu
Biasakan untuk istirahat selama tiga menit setiap menggunakan gadget 15-20 menit. Gunakan waktu tiga menit ini untuk mengubah posisi tubuh atau sekedar berjalan di sekitar.
Cobalah untuk beristirahat setiap 15 menit-ambil jeda untuk menarik napas-stretching, berdiri, atau memutar leher dan bahu ke arah melingkar untuk meregangkan leher dan otot bahu.
Keyboard yang nyaman
Gunakan keyboard eksternal untuk membantu Anda saat duduk di depan meja kantor atau kursi bermeja.
Olahraga
Bila kita tetap menyempatkan diri berolahraga, olahraga dapat melatih otot agar lebih mampu menjaga postur tubuh. Beberapa jenis olahraga seperti yoga bisa memperbaiki postur yang rusak oleh kebiasaan buruk akibat melototi gadget.

Sabtu, 02 April 2016

Flora







Adenium Mawar Gurun Nan Eksotis


Adenium obesum nama populernya Kamboja Jepang. Namun walau ada embel-embel “Jepang” di belakangnya, tanaman hias ini bukan berasal dari Jepang, melainkan dari Afrika dan Arab. Sebutannya di tempat asalnya adalah Mawar Padang Pasir (desert rose). Disebut Adenium karena salah satu tempat asal adenium adalah daerah Aden (ibukota Yaman).
Masyarakat  Indonesia menamakannya kamboja Jepang, mungkin dikaitkan dengan stereotype yang beredar. Contohnya buah-buahan yang besar biasa disebut Bangkok, sedang tanaman yang kecil-kecil biasa disebut Jepang, sehingga jika dahulu kala sudah ada kamboja yang sosok tanamannya tinggi besar, maka begitu ada tanaman yang sosoknya kecil tapi mirip kamboja, disebutlah kamboja Jepang.
Sebenarnya kamboja adalah jenis Plumeria, kerabat jauh dari Adenium. Beberapa perbedaan antara Adenium dengan Plumeria adalah sebagai berikut:
·         Adenium berbatang besar dengan bagian bawah menyerupai umbi, namun sosok tanamannya sendiri kecil dengan daun kecil panjang. Akar Adenium juga dapat membesar menyerupai umbi.
·         Plumeria berbatang kecil memanjang tanpa bentuk umbi, dengan sosok tanaman yang besar dan dapat tumbuh tinggi, dengan bentuk daun panjang dan besar.


Warna bunganya indah, mahkotanya dihiasi dengan corak yang memesona. Motifnya beragam seperti strip, bercak atau bintik-bintik, sehingga semakin menarik penampilannya. Keindahan adenium tidak hanya pada bunga, tetapi juga pada bentuk bonggolnya yang unik dan menarik. Sosok kompak, pendek dan bercabang banyak menyerupai bonsai. 
Adenium yang dijual di nurseri-nurseri kebanyakan dari jenis obesum. Adenium obesum adalah genus spektakuler yang berasal dari gurun pasir di daratan Afrika dan Arab. Di habitat asalnya, adenium banyak dijumpai sebagai tanaman semak liar, hingga tumbuh raksasa. Adenium dapat tumbuh subur dengan tinggi mencapai 12 meter.
Meski hidup di daerah yang sangat panas dan kering, tanaman ini bisa bertahan hidup hingga ratusan tahun. Ini terjadi karena akar adenium bisa menyimpan air. Akarnya yang sangat besar mampu menyimpan air dan mensuplai air hingga satu tahun, walau tidak ada pasokan air. Tidak heran bila adenium bisa hidup di daerah gurun pasir. Kini, tanaman tersebut tidak hanya tumbuh di Afrika dan Arab, tetapi sudah menyebar ke Negara-negara lain. Bahkan, sekarang produsen terbesar adenium dinominasi Amerika Serikat. India, Taiwan, dan Thailand. 
Akar adenium membesar bagai umbi. Bentuknya meliuk-liuk ke kanan dan ke kiri, saling berhimpitan, sehingga sangat artistik. Membesarnya akar hingga berupa bonggol tergantung umur dan asal bibit. Bonggol akan lebih cepat muncul dan artistk bila ia berasal dari bibit biji. Pada usia 2─3 bulan sejak penyemaian biji, pangkal batang tanaman sudah kelihatan membesar. Pangkal batang tersebut berbentuk bulat seperti bawang merah. Cara stek atau cangkok, kendati bisa juga membentuk bonggol, butuh waktu amat lama. Itu pun hasinya kurang bagus.
buah Adenium
Buah Adenium



Buah adenium terletak di ujung tunas, tumbuhnya berpasangan (dua buah) dengan bentuk buah pipih panjang. Warnanya hijau ketika muda, lalu berubah coklat ketika dewasa. Di dalam buah inilah, terdapat biji-biji. Satu buah adenium berisi sekitar 20-40 biji. Nah , biji- biji inilah yang kelak akan disemaikan. 

 







Perawatan dan Pemeliharaan



Adenium cocok tumbuh di daerah panas, kering dan bersuhu tinggi. Kebutuhan sinar matahari langsung yang diperlukan minimal 7─9 jam per hari. Jika ditempatkan di daerah dingin atau teduh, adenium dapat tumbuh, tapi relatif lambat. Dan, jumlah bunga yang muncul pun sedikit.
Karena habitat asalnya gurun pasir, adenium tidak memerlukan penyiraman intensif. Tanaman hias ini bisa bertahan lebih dari satu bulan tanpa penyiraman dalam kondisi seperti itu. Hanya daun-daunnya saja yang rontok. Adenium menyimpan air di dalam akarnya yang besar.Jika berada di lingkungan yang kekurangan air, tanaman ini akan memanfaatkan cadangan air di dalam akarnya. Pemberian air yang berlebihan malah akan membuatnya mudah terserang batang busuk.
Lokasi penananam adenium idealnya terbuka dan mendapat sinar matahari yang cukup. Idealnya di tanam di daerah panas hingga ketinggian 700 m dpl, suhu 25─30 derajat Celsius. Di dataran tinggi (ketinggian lrbih dari 1000 m dpl), atau tempat teduh, pertumbuhan tanaman cenderung lambat, dan malas berbunga. Batang pun terlihat kurus.
Jika ditanam dalam pot, sebaiknya tanaman diletakkan di tempat yang terhindar dari tiupan angin kencang atau guyuran hujan deras. Halaman rumah atau teras terbuka adalah tempat ideal untuk adenium, karena di lokasi tersebut selalu mendapatkan sinar matahari.
Biasanya tanaman ini mulai berbunga pada musim semi yaitu, saat sinar matahari bersinar penuh. Selain untuk merangsang pembungaan, sinar matahari juga berguna untuk pertumbuhan batang dan cabang. Sinar matahari membuat akar kokoh, membesar dan menjulang. Tidak hanya itu, sinar matahari juga memicu pertumbuhan cabang dan membuat cabang besar.
Penyiraman sebaiknya dilakukan pagi hari antara jam 7.00 s/d jam 9.00, gunakan air yang bersih pH 6-6,5 dan lakukan penyiraman secukupnya sampai air keluar dari lubang pot, itu tandanya penyiraman sudah merata.
Dua variasi interval penyiraman adenium:
1.      Siram adenium 2 hari 1 kali hanya media, interval 1 minggu seluruh tanaman.
2.      Siram adenium seminggu 2 kali, diantaranya hanya media.
3.      Atau mengambil interval sendiri berdasarkan pengamatan sehari-hari.
Penting! sebelum menyiram lihat kondisi media
Pada musim hujan di mana kondisi media basah terus, fungsi penyiraman lebih banyak sebagai pembilas kotoran-kotoran yang menempel pada daun, batang maupun bonggol.   





Ragam jenis adenium
Sekarang adenium memiliki banyak varian. Ada yang bertbunga besar, mahkota berdiameter 7-12 cm, dan mahkota mini dengan diameter kurang dari 5 cm bahkan, beberapa jenis memiliki corak pada mahkotanya. Jenis- jenis terbaru itu merupakan hasil persilangan dari adenium spesies.
a.       Adenium spesies (Jenis asli)
Merupakan adenium yang belum disilangkan. Jenis adenium spesies yang banyak ditanamam di Indonesia adalah Adenium Obesum. Beberapa jenis adenium spesies a.l:
1.      Adenium Obesum var. Obesum.
2.      Adenium Obesum var. Boehmianum
3.      Adenium Obesum var Multiflorum
4.      Adenium Obesum var. Oleifolium
5.      Adenium Obesum var Socotranum
6.      Adenium Obesum var Somalense
7.      Adenium Obesum var Swazicum
8.      Adenium Arabicum
b.      Adenium Hibrida (varietas)
Beragam Adenium Hibrida hasil silangan penangkar dari Thailand, India dan Amerika Serikat.
Beberapa jenis adenium hibrida terbaru diantaranya:
Apsara, Cellona, Blanca, Chiara, Chiello, Eye of Storm, Helio, Laviosa, Neomsa, Teamu, Ye-lo, Zahra.