Halaman

Senin, 06 Juni 2011

Sakit Maag


DISPEPSIA  DAN KIAT UNTUK  MENGATASINYA

OLEH Dr LUSIA
           
Kita sering mendengar istilah penyakit maag (maag) atau bahkan menderita penyakit ini. Penyakit ini dalam khasanah (bahasa) kedokteran Indonesia sepadan dengan istilah dispepsia atau gangguan pencernaan. Nah, apakah dispepsia atau sakit maag itu ? Mari kita mengenal penyakit yang sering mengganggu kualitas dan kuantitas kerja kita ini.
( Ref: Dalam khasanah kedokteran di Indonesia istilah dispepsia diusulkan sebagai padanan(sinonim) sakit maag (Daldiyono 1995)

ISTILAH-ISTILAH MEDIS

  1. Dispepsia

Suatu serangan yang episiodik(mengalami kekambuhan) dan persisten(menetap) berupa rasa tidak enak yang biasanya dapat berhubungan atau tanpa berhubungan dengan  makanan (sindrom dispepsia) yang oleh penderita maupun dokter diyakini diakibatkan oleh kelainan organ atau gangguan fungsional saluran cerna bagian atas.

  1. Sindrom Dispepsia.

Merupakan kumpulan gejala berupa :
-         Nyeri abdomen (perut) bagian atas atau rasa tidak enak
-         Rasa penuh setelah makan, cepat kenyang, bersendawa.
-         Anoreksia (tidak ada nafsu makan)
-         Nausea(mual), vomitus(muntah)
-         Heart burn (rasa panas di dada)
-         Regurgitasi (makanan yang sudah dikunyah terasa seperti akan keluar lagi)

TIPE

Dispepsia Non Organik (dispepsia fungsional)
Merupakan dispepsia yang tidak jelas sebabnya.

Dispepsia Organik,
yang disebabkan kelainan organik yang jelas misalnya : ulkus peptikum, gastritis, esofagitis, GERD, karsinoma lambung, duodenitis, pankreatitis, koletiasis, sirosis hati, beberapa penyakit metabolik misalnya DM, obat-obatan misalnya NSAID dan antibiotik oral.

 Penyakit-penyakit yang sering menimbulkan keluhan dispepsia
  

Kerusakan sistem gastrointestinal
Tukak lambung dan duodenum
Refluks gastroesofagus (GERD)
Penyakit Hepato-bilier : traktus biliaris
Gastritis dan duodenitis
Pankreatitis
Karsinoma lambung, pankreas dan kolon
Sindrom malabsorbsi
Penyakit-penyakit infiltratip lambung yang lain
 
Obat-obatan
NSAID (Non Steroidal anti-inflammatory drugs)
Antibiotika oral
Theophylline
Digitalis
Pemberian K, Fe
Alkohol
 

Gangguan metabolic
Diabetes mellitus
Hyper dan Hypothyroidisme
Hyper parathyroidisme
Ketidakseimbangan elektrolit
 

Lain-lain
Penyakiit Jantung Iskemik
Gangguan kolagen pada pembuluh darah




3. Tukak Peptik (ULCUS PEPTICUM)
Luka pada saluran cerna bagian oleh karena adanya daya cerna cairan lambung (asam lambung dan pepsin) (saluran cerna:yang terkena dapat kerongkongan, lambung ,usus 12 jari, yeyunum ).(di klinik ulkus peptik diidentikkkan ulkus pada lambung dan usus 12 jari karena paling sering ditemukan di klinik)   .

4. Tukak Usus  12 jari (ULCUS DUODENI)
Luka pada usus 12 jari.

5. Tukak Lambung (ULCUS VENTRICULI/GASTER)
Luka pada lambung

6. Gastritis
Radang pada lambung

   7. Duodenitis
   Radang usus 12 jari 

   8.  Esofagitis
   Radang pada kerongkongan

   9. Ulkus Esofagus 
   Luka pada kerongkongan

Istilah-istilah ini (tukak peptik, tukak lambung, tukak 12 jari)  sebenarnya tidak dapat diberikan berdasarkan hanya gejala saja tanpa pemeriksaan bantuan lain seperti endoskopi dan biopsi  walau banyak buku menyebutkan perbedaan   gejala-gejala namun dalam praktek sukar membedakannya, sehingga istilah dispepsia sebagai padanan sakit maag dapat digunakan apabila tidak digunakan penegakan diagnosa pasti tapi hanya berdasar keluhan dispepsia saja. 
Contohnya:
Membedakan letak kelainan dengan gejala/keluhan saja : Pendapat lama yang menyatakan bahwa penderita ulkus lambung mempunyai perbedaan tipe nyeri lebih hebat dibanding ulkus duodeni adalah tidak berdasar. Tukak gaster/ullkus lambung kadang-kadang tidak bergejala atau gejala samar-samar hingga tidak disadari oleh penderita. Sering terjadi pasien dengan  pasien lubang/perforasi lambung tanpa diketahui sebelumnnya ada tukak./luka. Diagnosis hanya ditegakkan berdasar barium radiologi dan endoskopi. 

BAGIAN TUBUH YANG TERGANGGU(DISPEPSIA) dan SERINGNYA TERJADI
          
        Dikalangan masyarakat umum ; untuk keluhan sakit maag dimaksudkan gangguan pada lambung. Kalangan medis sakit maag termasuk dalam dispepsia yang perlu explorasi untuk mengetahui penyebab pasti keluhan/kelainannya di mana.   
Gangguan pencernaan ini dapat terjadi akibat proses misalnya di esophagus (kerongkongan), lambung maupun usus,( di mana yang tersering adalah gangguan di usus 12 jari dan lambung , sehingga di klinik tukak peptik biasanya untuk menyatakan kelainan di 2 bagian tersebut  ) baik itu berupa peradangan, sudah berupa luka atau berupa gangguan pengosongan lambung.
Dispepsia non ulkus dan penyakit ulcus pepticum keduanya bertanggung jawab atas 50-80% dari seluruh kasus dispepsia.Dalam penelitian di daerah tertentu ulkus duodenum ( usus 12 jari ) kejadiaanya dapat lebih banyak dari ulkus lambung dan sebaliknya namun duodenitis lebih kurang dari gastritis).
Dispepsia oleh H.Pylori : Prevalensi kejadian infeksi H. Pylori masih cukup tinggi. Lebih dari separuh penduduk dunia menderita infeksi ini dengan spektrum klinik bervariasi, mulai dari tanpa gejala sampai adanya gejala. Kejadian infeksi ini sangat tinggi di negara berkembang dengan kondisi sosial ekonomi dan kebersihan lingkungan yang kurang.
Dispepsia yang berasal dari keluhan pankreas, hati dan kandung empedu, arteria koronaria (tidak lazim dijumpai).  

KELOMPOK UMUR YANG TERKENA

            Maag dapat timbul atau menyerang segala usia, mulai dari anak hingga usia tua. Namun maag umumnya menyerang usia dewasa dan tua.         
Hal ini disebabkan karena pada usia tersebut seseorang berhubungan dengan faktor pencetus maag.

FAKTOR RISIKO

  
* Timbulnya sakit maag dapat dipicu oleh beberapa faktor pencetus seperti :
-         Kebiasaan atau jam makan yang tidak teratur.
-         Kualitas makan yang kurang baik.
-         Kurang istirahat.
-         Konsumsi makanan yang merangsang produksi asam lambung.
-         Minum alkohol, kopi dan merokok.
-         Stres.
-     Obat-obatan tertentu yang mengandung aspirin, obat-obat reumatik dan golongan kortikosteroid untuk penderita yang peka.
-         Salah cerna.
   * faktor risiko : dapat karena berdomisili di daerah prevalensi H pylori tinggi
    Helicobacter pilory adalah kuman yang senang hidup di daerah asam, yang mana kuman pada umumnya tidak menyukai di daerah asam karena pekat dan bisa menghancurkan pertumbuhannya. Kuman ini bahkan dapat tidur (dormant) dan kemudian tumbuh dan berkembang biak . 
Kuman ini biasanya menimpa orang yang suka mengonsumsi makanan yang kurang bersih ( dapat melalui lalat ).

CARA MENGETAHUINYA

            Penyakit maag adalah salah satu gangguan pencernaan yang sering muncul dengan keluhan perih ulu hati, mual serta  kembung. Nyeri tekan pada penekanan dibagian tulang iga. Dan yang parah bila terjadi lubang (perforasi)
 Yang ditandai dengan keluhan berupa :
-         Ketegangan pada perut setempat.
-         Penurunan tensi.
-         Nadi yang mulai cepat.
-         Kaki dan tangan terasa dingin
-         Splashing.

Pemeriksaan lain yaitu, berupa pemeriksaan laboratorium (Pemeriksaan non invasif meliputi : darah lengkap,test serologi Hp, urea breath test, pemeriksaan darah samar, jika ada kecurigaan keganasan CEA, Ca 19-9, AFP) dan radiologis. Untuk mengetahui dengan jelas kelainan apa yang diderita si pasien adalah endoskopi dan USG endoskopi{  Endoskopi : dapat melihat dengan jelas lokasi dan jenis kelainan( peradangan, ulkus, polip, keganasan) dan lokasi perdarahan dalam rongga saluran cerna ; pemeriksaan H. Pylori: dari biopsi yang diperoleh dari endoskopi dapat dilakukan : CLO, PA, kultur mikroorganisme, PCR }. Jika diduga kelainan   dari pankreas, hati, kandung empedu atau ginjal pemeriksaan USG abdomen(perut) dan CT scanning abdomen dapat membantu. 
Pemilihan cara yang dilakukan tergantung dari kondisi klinis pasien, pengalaman dokter yang menangani, fasilitas yang tersedia, dan keefektifan biaya.

Gambar : Rapid urea Test ( CLO )

Tabel
Pemeriksaan-pemeriksaan yang dipakai sebagai bahan pertimbangan sebelum mengadakan   tindakan penderita dyspepsia


..........................................................................................................................................................

Pemeriksaan pertama
Hematologi dan biokimia
Pemeriksaan darah tersamar pada faeses
Endoskopi saluran makanan bagian atas
Biopsi mukosa
Ultrasonografi
Urea Breath Test

Pemeriksaan pilihan/alternative
CT Scan
Pengukuran waktu pengosongan lambung (radioisotope,USG,dll)
pH metri pada esophagus 24 jam
Manometri  gastrointestinal
Manometri  saluran empedu
Evaluasi pemeriksaan psikiatri
Pemeriksaan intoleransi makanan
..........................................................................................................................................................

Pemeriksaan penujang ini tidak semuanya harus dilakukan. Harus memperhatikan manfaat pemeriksaan dan pemeriksaan penunjang hanya pada pemeriksaan yang benar-benar diperlukan. Para dokter harus memperhatikan masalah cost effective dan cost benefit untuk menegakkan diagnosis yang tepat

Diagnosis infeksi H.pylori dapat dibedakan berdasarkan kepentingan :
1. Penelitian epidemiologi - Pemeriksaan yang dipilih bersifat non-invasif (non-endoskopi)
a. Pemeriksaan Serologi : IgG anti H.pylori
b. Pemeriksaan non-invasif lain sebagai alternatif
    i. Urea breath test (UBT)
    ii. Helicobacter pylori stool antigen (HpSA)
2. Klinik
Diagnosis awal di klinik metiputi:
a. Pemeriksaan invasif (endoskopi)
i. Rapid urea test (Contoh : Campylobacter Like Organism test, Prontodry, Motility Indole Urease)
ii. Histopatologi
iii. Kultur mikroorganisme jaringan
b. Pemeriksaan non-invasif (non-endoskopi)
iv. Urea breath test (UBT)
v. H. pylori stool antigen (HpSA)
vi. Serologi (IgG anti H.pylori)

.
Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan untuk penjajakan lebih lanjut :

a. Umur > 45 tahun dan sebelumnya sehat-sehat saja
b. Pasien dengan gejala yang berat terutama yang belum dijajaki sebelumnya.
c. Pasien yang disertai dengan gejala dan tanda lain seperti BB menurun, demam, night pain, massa di abdomen, anoreksia dan gejala dan tanda lain yang mengarah pada dispepsia organik.
d. Adanya perubahan pola defekasi, riwayat berak darah hitam atau muntah darah.
e. Riwayat keluarga yang kuat adanya tukak peptik dan keganasan saluran cerna.
f. Pasien yang kurang memuaskan /relaps dengan pengobatan empiris.
g.Penderita sangat kuatir terhadap gejala-gejala yang dirasakan.

PENANGANAN

       Penanganan secara umum dilakukan dengan pemberian obat-obatan, misalnya penetral asam/pelindung selaput lendir saluran pencernaan (antasida),obat yang melindungi mukosa (selaput lendir) (sitoprotektif), pencegah keluarnya asam lambung (antagonis H-2-reseptor) , penghambat pompa asam (inhibitor pompa proton) , obat prokinetik (anti mual/anti muntah), dapat pula digunakan antikolinergik yang dapat mengurangi pengeluaran asam dan juga mengurangi gerakan peristaltik dan  anti kuman (direkomendasikan pemeriksaan Hellicobacter pylori terlebih dahulu sebelum dilakukan terhadap infeksi tersebut), serta psikoterapi , pengaturan pola hidup dan pola makan 
           Terapi obat-obat disesuaikan dengan keluhan yang paling menonjol.Biasanya pengobatan empirik percobaan dilakukan selama 4-8 minggu tanpa pemeriksaan khusus lebih dahulu. Bila dalam jangka waktu tersebut tidak ada perbaikan, perlu dirujuk untuk mendapatkan kepastian diagnosisnya dan penanganan sesuai penyebab.(Biasa sakit maag ringan oleh pasien diobati sendiri dengan antasida yang dapat di beli tanpa resep dokter)

Menurut American College of physician menyatakan bahwa  pengobatan empiris menggunakan anti sekresi (proton inhibitor pump / PPI ) untuk 4-8 minggu merupakan tulang punggung utama pengobatan dispepsia dan masih dipraktekkan secara luas hingga saat ini( disarankan untuk populansi prevalensi infeksi H . pylory rendah).. 

                   Penanganan Tukak (luka) Peptik:
Pada TP non H pylori non OAINS maka pengobatan dilakukan dengan pemberian obat-obatan seperti biasa baik dengan antasida, H2RA atau PPI dalam waktu yang agak lama. PPI merupakan obat yang terbaik untuk terapi PTP, cepat dalam menghilangkan gejala, dan penyembuhan juga dapat terjadi dalam relatif singkat. Untuk menjaga terjadinya kembali TP maka perlu dilakukan pengobatan pemeliharaan dengan pemberian H2RA atau PPI dengan dosis kecil.



Kesulitan kita di Indonesia dalam penatalaksanaan infeksi H.pylori adalah biaya diagnosis dan pengobatan cukup mahal. Selain itu diperlukan kepatuhan pasien yang tinggi untuk mencapai keberhasilan pengobatan.

 KAPAN HARUS MERUJUK?
 
Pasien dispepsia harus dirujuk ke dokter
spesialis terkait jika ditemukan tanda dan
gejala di bawah ini :
1.a. Jika pasien mengalami gejala dan tanda
bahaya (alarming features) seperti berikut:
perdarahan saluran cerna, sulit menelan,
nyeri saat menelan, anemia yang tidak bisa
dijelaskan sebabnya, perubahan nafsu makan,
dan penurunan berat badan, atau ada indikasi
endoskopi  Segera rujuk pasien ke spesialis
gastroenterologi atau rumah sakit dengan
fasilitas endoskopi.
b.Lihat skema penatalaksanaan dispepsia.
2. Bila gejala dan tanda lebih mengarah pada
kelainan jantung, segera rujuk ke spesialis jantung.Konsultasi gangguan endokrin di kirim ke spesialis Endokrin.
.

TIPS UNTUK PENDERITA MAAG

  1. Makanlah dengan teratur. Porsi makan sebaiknya sedikit-sedikit, tetapi sering. Janganlah makan dengan porsi banyak sekaligus. Makanlah makanan yang lunak misalnya bubur. Biasakan sarapan pagi. Usahakan jangan terlambat makan. Hindari berbaring setelah makan (GERD)
  2. Perbanyaklah makan sayuran dan buah-buahan segar dan kurangilah makanan yang mengandung lemak, gula dan garam tetapi utamakan makanan yang bergizi.
  3. Minumlah banyak air atau jus  paling sedikit delapan gelas sehari. Minumlah selalu minuman hangat, jangan minuman dingin.
  4. Kurangi atau hentikan sama sekali kebiasaan minum kopi.
  5. Mengkonsumsi susu. Protein susu bisa menetralkan asam lambung tapi hindari susu dengan kandungan kalsium tinggi karena bisa menambah berat rasa sakit akibat maag tersebut. Pemberian susu yang berlebihan tidak diperlukan.
  6. Hindari merokok dan minuman beralkohol.
  7. Istirahat seperlunya sangat dianjurkan bagi penderita sakit maag.
  8. Minumlah obat maag secara teratur.
  9. Bila Anda stress, minumlah vitamin B kompleks sebagai pelengkap yang dapat di beli di apotek atau toko obat.
  10. Hindari pikiran yang kacau dan tegang serta tergesa-gesa. Hidup tenang harus menjadi perhatian khusus. 
TETAP BERPUASA WALAUPUN SAKIT MAG

Umat muslim yang menderita sakit maag tak mau ketinggalan menjalankan puasa. Tapi, ada rasa was-was dalam hati, “Mampukah berpuasa?”
          Bukankah membiarkan lambung tak terisi selama 4 jam saja sudah membuat produksi asam lambung meningkat dan sakit mag pun akan kumat ? Padahal kalau berpuasa kan lambung dibiarkan kosong selama ± 13 jam.
Namun, dengan memperhatikan petunjuk di bawah ini penderita sakit mag tetap bisa berpuasa. 

Kalau Anda tergolong penderita sakit mag ringan, boleh-boleh saja berpuasa. Malah mungkin penyakit maagnya akan sembuh karena waktu makannya menjadi teratur.
Puasa boleh-boleh saja dilakukan juga oleh penderita sakit mag yang disebabkan oleh alergi makanan, efek sampingan obat, keracunan atau infeksi bakteri Helicobacter pylori. Namun tentu setelah kondisi lambungnya benar-benar tidak bermasalah. Bila Anda baru saja sembuh, lebih baik bila puasanya ditunda sampai 1-2 hari sejak tidak minum obat lagi
 Mereka yang sakit maagnya sudah kronis atau baru saja sembuh dari serangan akut derajat sedang dan berat, sebaiknya jangan berpuasa dahulu.

MENGAPA PUASA  DAPAT MEMPERPARAH MAAG atau DAPAT MENYEMBUHKAN SAKIT MAAG
?
 

Puasa tidak selalu menyembuhkan mag. Pada saat puasa, pola makan akan berubah, karena hanya diperbolehkan makan di pagi dan menjelang malam hari. Perut dibiarkan kosong selama sekitar 13 jam. Biasanya, tubuh perlu beradaptasi selama 3 - 5 hari. Tapi, meski perut kosong belasan jam, tak perlu khawatir. Tubuh tetap memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas, lantaran kita memiliki cadangan gula berupa lemak dan glikogen.
Yang jadi masalah, pada saat lambung kosong, pengeluaran asam lambung dan gas akan semakin meningkat. Tapi hal ini tak berlangsung terus-menerus. Pada penderita kelainan organik yang tidak mengonsumsi obat, puasa cenderung akan membuat mag semakin parah. Pasalnya, luka dalam sudah berlangsung cukup lama. Untuk penderita kelainan organik, obat yang dianjurkan adalah obat anti-asam. Obat ini mampu menekan produksi asam lambung hingga 12 - 24 jam. Akan tetapi, obat ini hanya didapat dengan resep dokter. Sedangkan obat mag yang dijual bebas adalah obat penetral asam, yang hanya mampu menetralkan asam selama sekitar 6 jam, sehingga gejala mag akan timbul setelah jam tersebut. Obat anti-asam juga dianjurkan untuk penderita mag akibat stres.
Ini berbeda dengan kelainan fungsional. Biasanya, mag jenis ini justru sembuh dengan berpuasa. Pasalnya, pola makan lebih teratur dan berkurangnya mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung gas. Nah, jadi, sebelum berpuasa, ada baiknya periksa dulu mag Anda.(Nova)
(  alasan lain )
Dengan berpuasa, sakit maag seseorang bisa sembuh, karena selama berpuasa seseorang akan:
• Makan teratur setiap harinya saat sahur dan berbuka.
• Mengurangi konsumsi camilan yang berlemak.
• Mengurangi rokok.
• Mengurangi kopi dan minuman bersoda.
• Lebih bisa mengendalikan diri.
• Pola hidupnya lebih teratur.

Kenali derajatnya

Penyakit Maag Ringan

* sakit maagnya muncul sesekali atau baru pernah saja
* bisa segera diatasi setelah perut diisi makanan atau dengan pereda asam lambung.
* hanya muncul bila makan makanan tertentu, makan terlalu cepat, terlalu banyak makan, makan saat terlalu lelah, akibat sampingan obat atau sedang mengalami depresi.

Sakit maag berat  dan kronis (menahun)

*sering kambuh dan sudah berlangsung lama.
*tidak mudah teratasi dan memerlukan pengobatan yang cukup lama
* baru keluar dari rumah sakit untuk mengobati penyakitnya

10 Hal yang Harus Diketahui Penderita Maag Yang Ingin Berpuasa

1.Pada saat berbuka, mulailah dengan minum yang manis-manis dahulu (sirup) tapi bukan soft drink atau teh kental. Minum dengan perlahan. Setelahnya dengan mengasup makanan khas pembuka puasa seperti kolak, bubur kacang hijau, jenang putri dan sebagainya.

2. Pertama kali minum , janganlah sekali-kali minum air es atau kopi, sebab keduanya sangat merangsang keluarnya asam lambung.

3. Pertama kali minum, juga jangan minum minuman yang mengandung santan, sebab akan memperberat kerja lambung.

4.Setelah sholat Magrib, dilanjutkan dengan makan besar, makan nasi misalnya. Ketika makan nasi, jangan banyak sekaligus, sebab menyebabkan perut sakit. Makanlah nasi sedikit dulu, beberapa jam kemudian bisa makan nasi lagi(2 jam kemudian). Kunyalah dengan seksama, jangan terburu-buru.

5. Pada saat sahur, hindari minum-minuman yang kadar lemaknya tinggi. Hal ini mengurangi beban kerja lambung, Minumlah susu sebelum sembahyang imsak.

6. Ketika sahur makanlah makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein lemak, vitamin dan mineral.

7. Hindari mie, asam, pedas, ketan, kacang-kacangan dan minuman yang mengandung gas.

8. Hindari minuman beralkohol dan rokok.

9.Sebelum tidur, asuplah buah segar yang tidak berkalori tinggi seperti apel, papaya semangka atau jeruk manis. Hindari makan buah-buahan yang mengandung gas, misalnya durian, nangka, nanas dan pisang ambon.

10 Konsumilah obat maag. Obat maag bisa diminum dengan dosis sekali sehabis sahur misalnya, tetapi bisa pula dengan dosis dua kali, saat buka puasa dan saat sahur. Tergantung keparahan maagnya.Obat maag bisa diminum saat buka puasa, sesaat sebelum buka puasa dan bisa setelah berbuka puasa. Pada saat sahur, paling tepat setelah makan sahur selesai. Jika ingin menggunakan obat maag selama sebulan penuh, harus dalam pebgawasan dokter.

PENELITIAN MEDIS DUNIA TENTANG PUASA
- Berdasarkan penelitian di Amerika, puasa terbukti tidak akan memperburuk kondisi penderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus, asalkan penderita tetap mengonsumsi obat.
- Penelitian di Paris menyimpulan, saat puasa, asam lambung dan pepsin meningkat dan akan normal setelah Ramadhan berakhir.
- Di Turki, jumlah wanita penderita gangguan pada usus 12 jari lebih banyak dari pria di bulan puasa.
- Dari Indonesia, penderita mag yang akut akan bertambah parah kondisinya jika berpuasa.(Tabloid Nova)

    Rabu, 18 Mei 2011

    Cacar air

    TAHUKAH ANDA TENTANG CACAR AIR

    Oleh : dr Lusia
    Cacar air (varisela)

                Cacar air merupakan penyakit infeksi virus akut yang sangat menular disebabkan oleh Varisela Zoster Virus (VZV). Cacar air berbeda dengan cacar atau infeksi kulit yang disebabkan oleh virus Pox (Pox Virus Variolae) yang gejalanya sangat berat dan bisa menimbulkan kematian atau bila sembuh ditandai dengan bopeng-bopeng yang buruk. Untunglah negeri kita sudah terbebas dari cacar jenis ini, sedangkan cacar air lebih ringan dari cacar dan tidak mematikan. Yang perlu diperhatikan adalah kebersihan kulit. Namun cacar air dapat merupakan penyakit berat dengan 20% kematian dalam masa bayi baru lahir (< 1 bulan) tanpa kekebalan dari ibu, bayi premature, dan bayi tidak normal ,< 6 bulan jika diberikan dalam 3 hari pemaparan.

    Menular
               
    Penyakit cacar ini cepat sekali menular pada orang-orang di lingkungan penderita. Menyerang terutama anak-anak dan kadang-kadang juga orang dewasa. Bila menyerang orang dewasa gejala biasanya lebih berat.
                Cacar air ditularkan melalui udara dari percikan ludah, batuk dan bersin atau berpindahnya isi cairan (penularan yang terjadi sentuhan kulit ke kulit) atau benda-benda yang telah terkontaminasi dari lepuhan cairan kulit si penderita..
                Sejak mulai kemerahan di kulit sampai 2 minggu cacar air berlangsung penderita dapat menularkannya.( Masa aktif penularan penyakit cacar air adalah 1-2 hari sebelum bintil pertama muncul , hingga 6-7 hari setelah bintil terakhir muncul.  Apabila lesi telah berubah menjadi krusta (keropeng/mengering), pasien tidak menularkan penyakit. Lewat masa tersebut, secara klinis anak sudah tidak akan menularkan penyakitnya lagi. Artinya, dia sudah dapat mulai diperbolehkan berdekatan atau bermain dengan orang lain. ) 
              Jika mengenai ibu hamil, dapat menular kepada janin dan 2% diantaranya akan mengalami kelainan bawaan. Sepertiga dari bayi baru lahir dapat tertular dari ibu yang menderita cacar air pada 5 hari sebelum dan 2 hari setelah melahirkan. 

    Air di daun talas

               
    Penyakit cacar air menyerang kulit. Mula-mula demam, kemudian tampak kemerahan di kulit. Pada bercak-bercak kemerahan kulit ini tumbuh gelembung cacarnya. Tampak seperti air di daun talas. Ukurannya tidak seragam. Biasanya muncul di dada, punggung, wajah dan lengan serta kaki. Rasanya gatal dan mudah pecah. Jika masih dalam keadaan yang berisi air, kita harus menjaga agar gelembung-gelembung itu tak pecah. Soalnya bila tak pecah dan diberi obat yang baik, maka akan diserap oleh tubuh sehingga tak meninggalkan bekas. Lesi juga terdapat pada selaput lendir.
    Gambar distribusi kelainan kulit (rash) pada penderita cacar air


                                  

    Kekebalan
               
    Penting diketahui bagi anak yang pernah kena cacar air akan mengalami kekebalan tapi kekebalan ini sifatnya sebagian. Jadi satu saat bisa kena cacar lagi apabila kondisi tubuh sedang menurun. Penyakit cacar orang dewasa namanya herpes kulit. Juga supaya daya tahan tubuh selalu bagus, imunisasi cacar air juga membantu dalam arti kalaupun terkena infeksi biasanya akan ringan saja gejalanya.

    Pencegahan
               
    Disamping imunisasi wajib juga diberikan vaksin cacar air dengan dosis tunggal pada anak-anak usia 1-15 tahun sebagai upaya pencegahan sedangkan pada usia dewasa diberikan dengan dua dosis yang berselang 1-2 bulan.Untuk  Ibu hamil tidak disarankan  diimunisasi cacar air karena efek vaksin terhadap janin belum diketahui.
    Menurut   Satgas Imunisasi pada tahun 2017 mengingat:
    1. Kejadian varisela di Indonesia terbanyak pada anak yang telah berinteraksi dengan anak seumurnya (awal sekolah)
    2. Penularan varisela (kepada adik atau anggota keluarga yang lain) terbanyak pada saat usia sekolah, maka direkomendasikan:
    * vaksin varisela diberikan mulai umur 1 tahun, terbaik sebelum masuk sekolah, dosis 0,5 ml secara subkutan. Pada anak lebih dan sama !3 tahun vaksin dianjurkan untuk dua kali selang 1 bulan.
    * Pada keadaan terjadi kontak dengan kasus varisela, untuk pencegahan vaksin dapat diberikan dalam waktu 72 jam setelah penularan (dengan persyaratan kontak dipisah/tidak berhubungan).
    Menurut WHO position paper tahun 2014 mengenai vaksin monovalen varisela dan herpes zoster merekonmendasikan dapat diberikan 1 atau 2 dosis (0,5 ml injensi subkutan) pada anak-anak (usia 12 bulan -12 tahun) dengan interval waktu 6 minggu sampai 3 bulan. Untuk remaja dan dewasa (usia 13 tahun ke atas) direkomendasikan diberkan dengan interval waktu 4-6 minggu. 
                Orang tua diminta menghindarkan anaknya dari kontak langsung maupun tidak dengan penderita cacar air, karena penularan cepat dan mudah lewat kontak dengan si penderita.
                Anak-anak yang diserang cacar air harus tinggal di rumah (istirahat/tiduran) sampai tidak ada panas dan jangan bersekolah hingga gelembung yang terakhir telah kering menjadi kempis dan berwarna coklat. Jika di rumah pisahkanlah dari saudara-saudaranya.Anak-anak lain yang tidak segar bugar dan belum pernah mendapat penyakit itu harus menjauhkan diri dari kena tular kalau mungkin. Langkah paling efektif dan aman adalah melakukan vaksinasi cacar air pada keluarga yang belum terjangkit. Vaksinasi segera dan masih dapat melindungi walau diberikan  walau 36 jam(3-5 hari)  setelah kontak.

    Pengobatan
               
    Meski dapat sembuh sendiri, anak tetap perlu dibawa ke dokter. Selain untuk mencegah bintik-bintik tidak meluas ke seluruh tubuh, juga agar tidak terjadi komplikasi yang bisa berakibat fatal. 
    Anti virus, antibiotic bila ada infeksi tambahan pada kulit yang sudah sakit, bila demam segera diberi penurun panas disertai kompres air hangat dan bedak atau lotion untuk menghilangkan rasa gatal., anti gatal yang diminum juga boleh diberikan. Bila cacar air mengenai mulut, berikan banyak minum dan makanan yang lunak, tidak  asin, asam dan tidak terlalu pedas. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan asupan makanan yang bergizi. 


    Perawatan
                Perawatan penderita sebaiknya dilakukan oleh orang yang sudah pernah terjangkit cacar air.

    Untuk mencegah agar gelembung-gelembung tak pecah, pakailah baju yang longgar dan boleh diberi bedak. Tetapi jika setelah gelembung  terjadi luka, pemakaian bedak harus dihentikan karena hanya akan mengotori dan memicu infeksi tambahan.
                Umumnya orang tua tak memandikan bayi/anak yang terkena cacar. Padahal salah besar ! Justru dengan mandi, bisa mencegah infeksi tambahan masukknya kuman lain (yaitu infeksi pada kulit yang sudah sakit). Jadi bila tidak mandi, kebersihan kulit tak baik, kuman gampang masuk. Sebaiknya mandikan anak bila demamnya sudah turun, jadi jika demamnya masih tinggi , jangan dimandikan dulu, tapi berikan dulu obat penurun panas untuk mengatasi demamnya.Salah satu tanda infeksi tambahan adalah adanya nanah. Biasanya keadaan seperti ini, saat penyembuhannya akan meninggalkan bekas yang kurang indah.
                Yang penting diperhatikan saat memandikan, harus hati-hati. Bila perlu gunakan tambahan antiseptic. Kemudian waktu mengeringkan badan, handuk jangan digosok-gosokkan ke kulit, cukup ditepuk-tepuk secara halus. Sebaiknya handuk tiap kali dipakai segera dicuci sampai anak sembuh.
                Selain kebersihan kulit, kuku penderita digunting pendek. Maksudnya agar tidak menggaruk cacarnya. Sebaiknya pada bayi tangan dibungkus sarung tangan karena sering tidak sadar menggaruk.
                Alas tidur sering diganti dan penderita dipisahkan dari orang sehat serumah. Pakaian juga lebih sering diganti. Maksudnya agar tidak sampai terjadi infeksi tumpangan oleh kuman lain.
     Pisahkan barang-barang yang digunakannya, seperti baju , handuk, piring, gelas, sisir atau peralatan lain. Bersihkan peralatan tersebut secara terpisah.

    Senin, 09 Mei 2011

    Pemberian Tetes Mata


    CARA PEMAKAIAN OBAT TETES MATA

    Peralatan yang diperlukan :
    -         Obat tetes yang telah ditentukan untuk diberikan kepada penderita dalam suhu kamar.
    -         Kalau dirasa perlu segala perlengkapan yang diperlukan untuk mencuci mata.

    Tindakan :
    1. Cuci tangan dengan air dan sabun.
    2. Kalau memang dirasa perlu, cucilah mata penderita lebih dahulu.
    3. Kocok obat sehingga tercampur dengan baik.
    4. Buka tutup botol obat. Jangan menyentuh lubang penetes, untuk obat tetes sediaan mini dose
      (MD) tutup tetap dipegang, hingga obat selesai digunakan.
    5. Penderita berbaring atau duduk dengan kepala dibengkokkan kearah belakang.
    6. Tarik kelopak mata ke bawah dengan jari agar terbentuk semacam cekungan, penderita disuruh melihat ke atas.
    7. Pegang botol tetes mata sedekat mungkin dengan kantong bawah mata. Teteskan obat tegak lurus  sebanyak yang dianjurkan ke dalam cekungan (atau teteskan  sehingga mengenai seluruh permukaan
      kornea) dan tutup mata perlahan-lahan supaya obat tidak mengalir keluar. Jangan memejamkan mata terlalu kuat.(jika tetesan jatuh ke pinggiran luar kelopak mata karena berkedip atau menutup mata ulangi prosedur.)
    8. Teruskan menutup mata sampai 1-2 menit.
    9. Bersihkan kelebihan cairan dengan kapas/kasa steril atau tissue.
    10. Bila perlu untuk meneteskan obat jenis lain tunggu paling tidak 5 menit sebelum mulai menesteskan obat lain tersebut.  
    11. Jika menggunakan 2-3 obat tetes misal, tear film, antibiotik dan kortikosteroid. Maka
      lakukan berurutan yakni: tear film, antibiotik dan terakhir kortikosteroid (sesuai indikasi).
     Catatan : untuk anak < 5 tahun, obat diberikan pada saat tidur atau ketika menyusui, jangan
    dipaksa membuka kelopak mata, semakin dipaksa membuka, maka kelopak semakin
    menutup.
     Meneteskan obat tetes mata pada anak (diatas 5 tahun) : anak berbaring terlentang dengan kepala lurus. Setelah meneteskan obat jaga kepala tetap lurus.

     Bijak Menggunakan Obat Tetes Mata(OTM)

    Jaga kebersihan kemasan obat dengan baik.
    Ini karena botol obat tetes yang sudah dibuka rawan tercemar bibit penyakit. Bibit penyakit seperti virus, jamur, dan bakteri dari daerah yang sakit dapat berpindah ke kemasan obat tetes. Setelah dibuka, seka ujung botol dengan air steril atau tisu higienis.
    Segera simpan OTM di tempat steril seperti kulkas, yang tidak memudahkan kuman berkembang biak. Jika sedang bepergian, simpan juga obat tetes itu dalam sebuah kotak kecil steril.
    Lama penyimpanan OTM jangan sampai melebihi satu bulan. Ini karena jika obat tetes itu terlalu lama disimpan, kandungan airnya akan menyusut. Jika sebelumnya kandungan air itu 10 ml, maka bisa saja beberapa bulan kemudian kandungan airnya tinggal separuh. Konsentrasi obat pun akan semakin meninggi. Memang, masa berlaku obat ini belum habis, tapi jika obat ini tetap digunakan, maka dikhawatirkan dosisnya menjadi cukup besar dan membahayakan kesehatan. Apalagi jika obat ini digunakan beberapa kali.
    Akan lebih baik lagi jika anak menggunakan OTM disposable (sekali pakai) yang kebersihannya lebih terjamin.

    YANG HARUS DIHINDARI
    Hindari menggunakan satu OTM secara bersama-sama, karena berisiko menularkan penyakit antara individu satu ke individu yang lain.
    Hindari membeli OTM dengan kandungan antibiotik, steroid, juga penyempit pembuluh darah. Meski dapat dibeli di beberapa apotek tanpa resep dokter, obat ini termasuk golongan keras yang penggunaannya harus diawasi dokter. Jika tidak diawasi, dampaknya bisa fatal. OTM yang mengandung zat penyempit atau pengerut pembuluh mata (vaso constriction), misalnya, dapat membuat pembuluh darah mengerut, aliran darah bisa terhambat. Ini sangat berbahaya bagi mata anak, karena berisiko menimbulkan gangguan glaukoma atau gangguan penglihatan akibat rusaknya pembuluh darah di mata.
    OTM yang mengandung obat keras hanya diberikan untuk penyakit mata tertentu. Jadi, lain gangguan mata, lain pula obatnya. Gangguan mata karena virus akan diberi obat yang berbeda dari gangguan mata karena bakteri atau jamur. Demikian juga dengan mata radang. Jika asal menggunakan OTM, gangguan mata bukannya sembuh tapi malah dapat menimbulkan komplikasi.

    Sabtu, 30 April 2011

    Nyamuk Nakal


    -         Cara Bijak Menggunakan Obat Nyamuk


    Semua obat nyamuk mengandung racun yang berfungsi membunuh. Selain kandungan bahan aktifnya itu, lazimnya produk obat nyamuk juga memiliki zat tambahan tertentu, seperti pewarna, pengawet serta pewangi. Bahan - tambahan ini juga dapat merugikan kesehatan.
    Racun nyamuk yang bersifat membunuh nyamuk ditemukan pada semua jenis obat nyamuk baik pada obat nyamuk bakar, semprot dan elektrik. Sedangkan obat nyamuk oles lebih bersifat pencegahan yaitu mengusir nyamuk.

    Sejauh ini obat anti nyamuk masih diperlukan, terutama untuk mencegah penyakit DBD.


    Konsentrasi Sangat Rendah

    Semua anti nyamuk diproduksi dalam batas aman, dan tidak menimbulkan efek keracunan. Zat  kimia mempunyai ambang batas keracunan serta lethal death (mematikan), namun umumnya ambang batas itu dibuat sangat rendah, jauh dari ambang batas keracunan atau kematian. Artinya antinyamuk dibuat dengan konsentrasi bahan aktif yang sangat rendah. Efek toksik kronis (jangka panjang) juga sudah diperhitungkan.  Namun penggunaan antinyamuk yang tidak benar dan tidak hati-hati  dapat merugikan kesehatan.
    Adalah lebih baik, menghindari memakai obat nyamuk karena resiko yang ditimbulkan. Meski begitu, pemakaian obat anti nyamuk sangat dianjurkan jika bahaya yang ada lebih besar, misanya karena Anda tinggal di daerah yang banyak nyamuk malaria , nyamuk DBD, nyamuk penyebab elephantiasis atau kaki gajah. 

    Secara garis besar, bahan anti nyamuk yang beredar di pasaran ada empat jenis.

    ANTI NYAMUK:

    Bakar (koil)
    Spray atau semprot (bentuk mekanik dan aerosol)
    Elektrik dan
    Lotion (repellent)

                 
    Cara Pemakaian dan Pemilihan Obat Antinyamuk  :

    Seandainya Anda tetap memakai obat antinyamuk , ada beberapa  hal yang perlu Anda lakukan untuk meminimalkan risiko.

    Obat antinyamuk Bakar

    Jenis ini mengandung zat kimia sintetik aktif (alletrin, transflutrin, pralethrin, bioalletrhrin, esbiothrin, 
                Tidak dianjurkan menggunakan obat nyamuk bakar sepanjang malam. Pemakaian obat nyamuk bakar ini sama sekali tidak direkomendasikan , terutama anak yang berkecenderungan asma. Selain asapnya dapat menyebabkan pedih di mata, juga bisa menyebabkan batuk-batuk dan sesak nafas.
                Cara Penggunaan:
                Asap yang keluar dari antinyamuk bakar berfungsi menghalau nyamuk. Nyamuk yang melintasi asap diharapkan bakal mati. Lihat arah pergerakan udara di ruangan atau kamar saat memasang antinyamuk bakar. Karena menghasilkan asap penggunaanya harus dalam ruangan atau kamar dengan sirkulasi udara yang baik, jadi jangan di ruangan tertutup dan sangat tidak dianjurkan di gunakan di dalam kamar ber AC karena asapnya akan tetap berada di ruang tersebut.
    Bila menggunakan obat nyamuk ini, sebaiknya bakarlah kira-kira 6-8 jam sebelumnya agar udara tidak langsung terhirup.  

    Obat Nyamuk Semprot ( Spray)
               
    Sebenarnya efek yang diharapkan dari jenis semprot adalah membunuh nyamuk dan efek residu, yang ditujukan untuk menghalau nyamuk. Agar bisa efektif, penyemprotan harus dilakukan ke nyamuk yang beterbangan, dinding atau gorden, bukan ke udara. Nyamuk yang menempel pada tempat yang sudah disemprot anti nyamuk itupun akan mati. Sayangnya kebanyakan yang terjadi justru menyemprot ke udara.
    Lakukan penyemprotan sekitar dua jam sebelum anak masuk ruangan atau kamar tidur. Bila bau sudah tidak tercium lagi, maka anak aman untuk masuk ruangan.
    Hindari  pula terkena bahan makanan atau yang bisa menyebabkan kontak langsung dnegan kulit. Tutup makanan atau minuman, alasi tempat tidur. Harap diingat, jangan menyemprotkan obat nyamuk dikala anak sedang tidur.
    Saat menyemprot, sebaiknya pendingin ruangan (AC) dimatikan terlebih dahulu. Dan biarkan selama 2 jam tidak digunakan, karena ketika suhu kamar menjadi dingin, akibatnya obat nyamuk semprot tidak menguap dan tersebar sempurna. Tentunya akan melekat di permukaan kasur atau bantal, di meja atau dinding ruangan. Ini dapat membahayakan kesehatan ketika dihirup.   Orang yang menyemprot pun ada baiknya menggunakan masker, supaya cairan yang disemprotkan tidak langsung terisap. Lalu antinyamuk disemprotkan ke dinding dan gorden secara merata setelah itu gorden ditutup.
    Dengan cara penyemprotan yang benar, antinyamuk masih efektif selama 3-7 hari. Jadi tidak perlu menyemprot antinyamuk setiap hari.      


    Antinyamuk Eletrik (matt)

    Seperti halnya obat nyamuk bakar, jenis elektrik juga tidak dianjurkan digunakan sepanjang malam. Lebih baik dipasang beberapa jam menjelang anak tidur. Matikan segera setelah anak tidur. Kendati dalam dosis kecil, obat nyamuk jenis ini mengandung bahan aktif. Jadi, tetap saja berbahaya, terutama pada anak yang sensitive dan peka.Antinyamuk elektrik tetap mengeluarkan asap, meski tak terlihat. Pada jenis ini juga diperlukan sirkulasi udara yang baik.

    Lotion Antinyamuk (Obat nyamuk oles)
               
    Bersifat mencegah, yaitu mengusir nyamuk. Daya tahannya tergantung dari masing-masing produk (mulai dari 4 hingga 8 jam). Biasanya batas waktu tersebut dicantumkan dalam kemasan .
                Sebaiknya olesi bila anak mau tidur. Jika setelah dipakaikan dan nyamuk tetap menempel , berarti bahan aktifnya sudah tidak berfungsi lagi. Karena obat nyamuk jenis ini berisiko menyerap bahan aktif berlebihan melalui kulit, produk ini tidak dianjurkan dugunakan pada anak di bawah usia 4 tahun.
                Untuk lotion antinyamuk pun sebaiknya si kecil tidak sering-sering menggunakannya. Kendati kandungan pyrethroid dan diethytoluamide (DEET) yang ada pada obat losion sebenarnya lebih aman ketimbang kandungan yang ada pada obat antinyamuk semprot atau bakar, namun bukan berarti aman sama sekali. Ia tetap bisa menimbulkan iritasi pada kulit. Terutama bagi kulit sensitive dan bila dikenakan pada lipatan kulit.
                Jadi, gunakan losion antinyamuk seperlunya. Misalnya, jika si kecil tengah pergi ke suatu tempat yang banyak nyamuknya. Atau anak-anak yang cenderung aktif lebih baik menggunakan jenis oles..Produk ini  tidak dianjurkan digunakan pada anak di bawah 4 tahun.
                Obat antinyamuk losion yang menggunakan bahan kimia sintetik dan bahan aktif DEET sebaiknya tidak digunakan oleh anak, ibu hamil dan ibu menyusui karena kandungannya yang bersifat korosif dapat diserap kulit. Anak balita yang sensitive dapat mengalami alergi. Namun diantara semua produk yang ada, antinyamuk oles relative mempunyai risiko yang lebih sedikit.
    Cara menggunakanya :
    Gunakan losion anti nyamuk secukupnya dan oleskan tipis-tipis saja. Tidak diperkenankan terlalu sering atau secara berulang-ulang dalam tenggang waktu cukup lama. Jika muncul keluhan, segera hentikan penggunaan. Lekas basuh kulit si kecil dengan sabun di bawah air mengalir. Selain itu, hindari pemberian losion antinyamuk di daerah kulit sekitar mata, hidung dan mulut karena di masing-masing organ tubuh yang penting ini terdapat banyak kelenjar dan pembuluh darah halus. Segera mencuci tangan setelah mengoleskan losion tersebut.
    Anak tidak dianjurkan menggunakan losion sendiri kalau anak melakukan sendiri sebaiknya diminta segera mencuci tangan dengan sabun. Hal ini mengindari terjadinya keracunan akibat losion anti nyamuk yang tertelan. .
    Bijak menggunakan Obat Anti-Nyamuk buat Ibu hamil
    Bahan kimia yang aman untuk ibu hamil adalah DEET (N, N-etil-m-toluaminde atau m-DET). Agar aman untuk pemakaian sehari-hari, Mama dianjurkan menggunakan anti-nyamuk dengan kadar DEET terendah. Lebih baik lagi bila Mama seminim mungkin bersentuhan langsung dengan produk-produk yang mengandung DEET. Bila perlu, gunakan anti-nyamuk dengan DEET di baju tidur bagian luar, sehingga tak bersentuhan langsung dengan kulit. 

    Solusi Lain
                AC dapat menyebabkan nyamuk menjadi tidak aktif. Pengaturan suhu 24 derajat Celcius menyebabkan nyamuk menjadi susah melakukan aktivitas. Apalagi pada suhu 20 derajat C ke bawah, nyamuk akan diam saja dan tidak mau bergerak dan akhirnya kemudian mati. Nyamuk akan bergerak aktif pada suhu 26-27 derajat Celcius
                    Dengan tanaman sereh
    ·         Potongan sereh
    Caranya:
    1.      Ambillah beberapa batang sereh
    2.      Potonglah batang sereh tadi  menjadi bagian tipis-tipis.
    3.      Setelah dipotong, pindahkan ke wadah, misalnya piring kecil.
    4.      Letakkan wadah yang berisi potongan sereh tadi, di bawah tempat tidur atau tempat di mana banyak nyamuk.
    ·         Minyak sereh
    Cara pembuatan Ekstrak Serai Wangi  secara sederhana
    Satu kilogram daun dan batang serai wangi dicuci, lalu ditiriskan sampai kering. Blender daun dan batang tersebut sampai halus . Masukkan hasil blenderan tersebut kedalam wadah bervolume 500 ml yang tertutup rapat. Tambahkan air sebanyak 250 ml. Campuran tersebut didiamkan selama 1 malam. Setelah itu saring dan masukkan ke dalam botol, lalu encerkan dengan aquades. Cara penggunaaanya, tuangkan ekstrak serai wangi ke dalam alat semprot, lalu semprotkan ke tempat-tepat nyamuk bersembunyi.   Dapat pula pada kain pel pada waktu mengepel lantai. 

      

    Kamis, 28 April 2011

    Donor Darah

      

    DONOR DARAH
    Dr Lusia
    Syarat Donor  Darah:


    1. Calon donor diwawancarai : pencatatan jati diri, pernah menderita penyakit apa, sudah berapa kali mendonor, kapan donasi terakhir, riwayat menerima transfusi, riwayat tato, ditindik, ditusuk jarum.
    2. Usia 17 - 60 tahun ( 17 tahun harus ada izin tertulis dari orang tua dan sampai umur 65 tahun dapat dipertimbangkan )
    3. Berat badan minimal 45 kg.
    4. Berbadan sehat yang ditunjukkan dengan pemeriksaan :
    a. TD sistolik 110 - 180 mmHg
         TD diastolik 70 - 100 mmHg
    b. Hb wanita minimal 12 g%
        Hb pria minimal 12,5 g%
    c. Suhu badan antara 36,5 -37,5%.
    5. Bukan seorang yang termasuk kelompok masyarakat yang mempunyai resiko tinggi untuk mendapatkan HIV/ AIDS (homoseks,morfinis,berganti-ganti pasangan seks, pemakai jarum suntik tidak steril ).
    6. Tidak menderita penyakit jantung, paru,hati,ginjal,kencing manis,penyakit darah,gangguan pembekuan darah,epilepsi,kanker,penyakit kulit kronis,gejala alergi.(Tidak sedang menderita penyakit)
    7.Laboratorium: penanda Sifilis, GO,penanda hepatitis, anti HIV (AIDS/HIV),malaria,tifus negatif.
    8. Golongan darah donor sesuai golongan darah penerima transfusi ( resipient ).
     9. Riwayat imunisasi,operasi dan pasca pencabutan gigi terpenuhi.
    10. Keadaan haid, hamil,melahirkan, menyusui sesuai syarat yang ditentukan.( Wanita tidak sedang haid, hamil dan menyusui )
    12. Kulit lengan donor tepat penyadapan sehat tidak ada kelainan.
    13. Riwayat minum obat aspirin terakhir 3 hari yang lalu.
    14. Tidur malam sebelum donor harus cukup minimal 5 jam.
    15. Sudah sarapan/makan. 
    16. Jarak waktu donor sekurang-kurangnya 2,5 bulan.(PMI)(2,5-3 bulan maksimal 5 kali /tahun)

    Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan:(PMI)
    • Pernah menderita hepatitis B
    • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
    • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah transfusi
    • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah tattoo/tindik telinga
    • Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
    • Dalam jangka wktu 6 bulan sesudah operasi kecil
    • Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
    • Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, cholera, tetanus dipteria atau profilaksis
    • Dalam jangka waktu 2 minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, tetanus toxin.
    • Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
    • Dalam jangka waktu 1 minggu sesudah gejala alergi menghilang.
    • Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah transpalantasi kulit.
    • Sedang hamil dan dalam jangka waktu 6 bulan sesudah persalinan.
    • Sedang menyusui
    • Ketergantungan obat.
    • Alkoholisme akut dan kronik.
    • Sifilis
    • Menderita tuberkulosa secara klinis.
    • Menderita epilepsi dan sering kejang.
    • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk.
    • Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya, defisiensi G6PD, thalasemia, polibetemiavera.
    • Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang mempunyai resiko tinggi untuk mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, pemakai jarum suntik tidak steril)
    • Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan pada saat donor darah.

    Semoga catatan kecil ini  dapat berguna. Kalo ada yang perlu dikoreksi di edit aja sendiri he he he.

    SELAMAT BEKERJA

    One donation may gave up to 3 lives
    Happy World Blood Donor Day (Hari Donor Darah Dunia) 14 Juni 
    DORAS = Donor Darah Siswa
    DORAM = Donor Darah Mahasiswa


    JAKARTA, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia Cabang DKI Jakarta mengajak warga Jakarta untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup. Mendonorkan darah bukan sekadar tindakan tanggap darurat atau aktivitas sosial, tapi juga wujud kebiasaan hidup sehat.
    "Sebagaimana sering dikatakan Pak JK (Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla, red), donor darah seharusnya menjadi lifestyle masyarakat karena punya banyak manfaat bagi kesehatan," kata Kepala Unit Transfusi Darah Daerah PMI DKI Jakarta Salimar Salim dalam acara donor darah Asosiasi Big Generation Silverians 86 di Kantor PMI, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (9/10/2011).
    Ia menjelaskan, bagi banyak orang, donor darah hanya dilakukan saat ada sanak keluarga atau kerabat membutuhkan darah. Ada juga orang yang menyumbangkan darahnya pada saat diadakan kegiatan kelompok atau lembaga tertentu. "Inisiatif pribadi untuk menjadi pendonor rutin masih terbatas jumlahnya," kata Salimar.
    Mantan Kepala RS Haji Jakarta itu mengatakan, ada banyak manfaat bagi kesehatan pribadi di balik aksi donor darah. Saat kita mengeluarkan darah, tubuh akan langsung memproduksi darah baru yang lebih bersih dan stabil kadar zat besinya. Manfaat lain adalah mengurangi gangguan penyakit jantung dan mengurangi beban ginjal. Pendonor rutin juga secara tidak langsung sudah memeriksakan kesehatannya secara teratur karena kondisi kesehatan dan darah pendonor akan ikut diperiksa oleh petugas.
    Salimar berharap para pendonor yang mendapatkan pengetahuan kesehatan dari petugas itu dapat berbagi informasi dengan warga lain untuk memotivasi mereka dalam kegiatan donor darah.
    Saat ini jumlah permintaan darah ke PMI DKI Jakarta mencapai 1.100 kantong per hari. Dalam kondisi normal di luar bulan Ramadhan, PMI Jakarta mampu memenuhi kebutuhan tersebut melalui donor langsung sekitar 200-300 kantong per hari. "Kita juga dapat dari kendaraan transfusi yang bergerak ke sana-kemari, bisa sampai 800 kantong," ujarnya.
    Meski demikian, ia berharap jumlah pendonor rutin akan terus bertambah demi memenuhi kebutuhan darurat yang sulit diprediksi jumlahnya

    .