Halaman

Jumat, 14 Februari 2014

Jus Wortel Tomat Jeruk


Jus Wortel Tomat Jeruk
Bahan :
50 g wortel
50 g tomat
50 ml air jeruk
50 ml air es
1 sendok makan gula pasir
Cara Membuat :
1. Masukkan ke juicer wortel dan tomat.
2. Masukkan ke dalam gelas saji sarinya.
3. Tambahkan air jeruk dan air es beri gula pasir aduk sampai larut.

4. Sajikan segera.
(Atau blender semua bahan menjadi satu dan sajikan)
Untuk 1 porsi

Selasa, 28 Januari 2014

Jus Rambutan



                                                               
                                                               Jus Rambutan
Bahan :
  • 15 buah rambutan, diambil dagingnya dan dipotong potong
  • 250 ml air matang
  • 4 sendok makan gula pasir
  • Es batu, secukupnya.
Cara membuat :
  1. Siapkan blender, lalu masukkan semua bahan kecuali es batu ke dalam blender.
  2. Blender hingga halus.
  3. Masukkan ke dalam gelas saji dan beri es batu.
  4. Sajikan dingin. Untuk 2 gelas.

Senin, 06 Januari 2014

Tip Mengenali Madu Asli dan Baik

                                                    
                                                      Tip Mengenali Madu Asli dan Baik

Beberapa tip sederhana untuk mengenali madu asli dan baik untuk dikonsumsi.

1. Ambil sedikit robekan kertas koran. Celupkan kertas koran ke dalam tetesan madu. Perhatikan baik-baik, jika rembesan madu menyebar dengan cepat membasahi koran, madu tersebut memiliki kandungan air yang tinggi. Bisa diartikan, madu tersebut tidak aman untuk dikonsumsi.

2. Ambil 1 sendok madu, letakkan di meja selama beberapa jam. Jika madu tersebut asli, maka tidak akan banyak semut berkerumun.

3. Masukkan madu ke dalam freezer. Madu asli yang memiliki kadar air yang rendah dan akan mengental, bukan membeku.

4. Madu yang rusak memiliki warna yang menghitam. Dan, coba balik botol madu, lalu perhatikan cairannya. Jika ketika dibalik terlihat sangat cair dan bergelembung, dapat dipastikan madu tersebut tidak aman dikonsumsi.

Kamis, 19 Desember 2013

Rumple Leed Test

                                                             

                                    Rumple Leed Test

Pada infeksi virus dengue apalagi pada bentuk klinis DBD selalu disertai dengan tanda perdarahan. Hanya saja tanda ini tidak selalu di dapat secara spontan oleh penderita, bahkan pada sebagian besar penderita tanda perdarahan ini muncul setelah dilakukan test tourniquet.
Bentuk-bentuk perdarahan spontan yang dapat terjadi pada penderita demam dengue dapat berupa perdarahan kecil-kecil di kulit (peteki), perdarahan agak besar (ekimosis), perdarahan gusi, perdarahan hidung dan bahkan dapat terjadi perdarahan masif yang berakhir dengan kematian.
Pada hari-hari pertama demam biasanya dapat dilakukan test Rumpel Leed untuk mengetahui adanya peteki sebagai tes adanya infeksi dengue pada pasien demam. 

Rumpel  Leede Test
(Uji Rumpel Leede)
Uji Tourniquet (S.tourniquet test)
S. Hess Test
Test Pembendungan
Pemeriksaan Resistensi Kapiler
Prinsip :
-    Diberikan pembebanan pada kapiler selama waktu tertentu sehingga terhadap kapiler diciptakan suasana anoksia dengan adanya bendungan aliran darah vena. Terhadap anoksia dan penambahan tekanan internal akan terlihat sejauh mana kemampuan kapiler dapat bertahan . Jika ketahanan kapiler turun akan timbul "' Petechiae "' di kulit.
-    Jika ketahanan kapiler luntur (dinding kapiler kurang kuat), pembendungan vena menyebabkan darah menekan dinding kapiler. Dinding kapiler yang oleh suatu sebab kurang kuat atau adanya trombositopenia, akan rusak oleh pembendungan tersebut. Darah dari dalam kapiler akan keluar dan merembes ke dalam jaringan sekitarnya sehingga tampak sebagai bercak /titik merah kecil pada permukaan kulit yang dikenal sebagai peteki.
Fungsi bendungan :
-    Untuk menimbulkan hambatan terhadap aliran darah balik di lengan  dan juga sehingga vena mengembang di permukaan kulit dan menjadi lebih jelah terlihat.
-    Hal yang perlu diperhatikan ialah :
Bahwa bendungan tidak boleh terlalu ketat dan tidak boleh berlangsung lama.
Pembendungan yang ketat dan berlangsung lama dapat menimbulkan hemokonsentrasi.
Alat :
-    Tensimeter
-    Stetoskop
-    Timer/Stop Watch
-    Spidol

Cara Kerja : Terangkan pada pasien tentang tujuan tes RL dan prosedurnya.
1.    Buatlah lingkaran (pakai spidol), pada lengan volar lengan bawah.
Radius 3 cm
Titik pusat terletak 2 cm di bawah garis  lipatan siku
2.     Pasang manset tensimeter pada lengan atas.
Carilah Tekanan Sistole (TS) dan Tekanan Diastole (TD) padan lengan volar lengan bawah. Pompa sfigmomanometer sampai tekanan antara sistolik dan diastolik (100 mmHg) yaitu di atas tekanan vena tapi kurang dari tekanan arteri sehingga darah dari jantung ke perifer tetap jalan. Pertahankan selama 10 menit (jika test ini dilakukan sebagai lanjutan dari test IVY, 5 menit sudah mencukupi).Jika tekanan Sistolik < 100 mmHg, buatlah tekanan sebesar ½ (TS+TD) pertahankan tekanan ini selama 5 menit.(3-5-10 menit).
3.    Lepaskan ikatan sfigmomanometer dan tunggu sampai tanda stasis darah lenyap. Stasis darah telah berhenti jika warna kulit pada lengan yang dibendung sama dengan warna kulit lengan yang disebelahnya. Perhatikan timbulnya peteki(bintik-bintik merah) pada lengan bawah di daerah kulit lipatan siku di bawah bebatan.(pada lengan bawah sepertiga bagian proksimal medial)
4. Setelah tes, buka-tutup tangan beberapa saat sampai sirkulasi lengan kembali normal.
Peteki: ialah manifestasi perdarahan yang sering ditemukan, biasanya muncul pada hari pertama demam dan berlangsung selama 3-6 hari.
Nilai Rujuk :
•    < 10 peteki dinyatakan negative atau normal
•    20 dinyatakan abnormal
•    10-20 dinyatakan dubia
 Atau :
Scale for reporting number of petechiae:
 0 to 10 = 1+
 10 to 20 = 2+
20 to 50 = 3+
50 or more = 4+

Untuk uji infeksi dengue, ada juga pihak yang mengatakan tetap positif infeksi dengue kendati jumlahnya kurang dari 20, dan tidak perlu hanya di daerah lipatan siku, boleh di bagian lengan bawah mana saja.

Tes ini cara awal paling sederhana bila suatu demam dicurigai sebagai infeksi dengue. Dikenal sebagai cara Tes Rumpel Leed.
Meskipun uji tourniquet positif dapat juga ditemukan pada berbagai macam penyakit, namun uji itu sebagai manifestasi perdarahan teringan dan dapat dinilai sebagai “presumptive test”(test skrining) karena pada dijumpai pada sebagian besar penderita DBD hari-hari pertama demam. Dengan melakukan tes RL maka dengan demikian kasus cepat diketahui dan masyarakat dalam keadaan siap siaga menghadapi ancaman DBD


Uji Tourniquet dapat negative selama masa renjatan, juga kadang-kadang pada DBD tanpa renjatan.  
RL positif  a.l :
•    Infeksi dengue
•    Defisiensi Vitamin C
•    ITP
•    Schonlein Henoch

Tes RL tidak perlu dilakukan:
1. Jika sudah terdapat purpura
2. Diketahui mempunyai riwayat perdarahan.

Tanpa tensimeter, kita dapat melakukannya sendiri dengan membebat lengan atas dengan sapu tangan/karet elastis  dengan tekanan secukupnya. Setelah  5 menit, perhatikan apakah keluar bintik-bintik merah pada kulit lengan bawah. Jika ada, langsung ke dokter.

Membedakan Peteki dengan bintik gigitan nyamuk jika mencurigai infeksi dengue.
Jika pasien demam memperlihatkan bintik merah mirip bekas gigitan nyamuk, lakukan peregangan kulit di area sekitarnya dengan jari. Jika kemudian bintik merah yang dicurigai bintik perdarahan tampak menjadi lebih pudar merahnya kemungkinan bukan bintik perdarahan. Sebaliknya , jika pada saat kulit ditekan bintiknya tidak pudar, kemungkinan benar peteki tanda perdarahan DBD. Namun, tanda perdarahan kulit dapat juga berupa lebam. Peteki spontan juga dapat ditemui.

Sabtu, 23 November 2013

AMAN DAN NYAMAN DI KOLAM RENANG



AMAN  DAN  NYAMAN  DI  KOLAM  RENANG

KOLAM  RENANG YANG  AMAN  BUAT  ANAK

Anak tak boleh berenang di sembarang tempat. Kolam renang khusus anak harus memenuhi syarat sebagai berikut:
•    Bersih
•    Kedalamannya tak lebih dari satu meter. Bila terjadi kecelakaan. semisal tenggelam, anak bisa segera ditolong dalam waktu 1-2 detik oleh si pendamping.
•    Konsentrasi kaporitnya hanya boleh 0,6-0,8 ppm (partikel per mililiter) dalam air.
•    Kadar keasaman atau pH-nya juga harus netral, berkisar 7.35 sampai 7.45.
•    Perbedaan suhu luar dengan suhu di kolam renang berkisar 3 derajat. Misalnya, suhu di luar sekitar 34 derajat Celcius, maka suhu kolamnya sekitar 31 derajat Celcius. Bila suhu di luar terlalu dingin, suhu di kolam harus dipanaskan sedikit.
•    Harus dilengkapi peralatan resusitasi, semisal oksigen, untuk keperluan pertolongan pertama.
•    Kolam renang di rumah harus diberi pengaman, semisal pagar besi, dan bisa dikunci agar anak tak masuk ke kolam renang tanpa sepengetahuan orang tua.

AGAR SI KECIL AMAN DAN NYAMAN

•    Sebelum berenang, balurkan cairan khusus di kulit tubuh si kecil agar sinar matahari tak merusak kulitnya yang masih peka. Cairan ini juga berfungsi melindungi kulit anak dari kemungkinan iritasi yang diakibatkan oleh obat/cairan yang kerap digunakan di kolam renang seperti kaporit.
•    Untuk perlindungan kulit muka yang sangat sensitif sekaligus perlindungan mata akibat air di kolam renang, gunakan kacamata khusus untuk berenang. Tapi bukan sekadar kacamata gaya karena ukurannya harus pas agar dapat menahan air tidak masuk ke mata. Gunakan kacamata renang khusus untuk balita.
•    Bila anak mengalami "kecelakaan" seperti tersedak air atau tergelincir, ingatlah untuk tak menunjukkan sikap panik. Lakukan tindakan dengan segera, tapi dengan sikap tetap tenang.
•    Jangan lepaskan si kecil sedetik pun dari pengawasan Anda. Baik kala ia berenang di rumah, di kolam renang umum, maupun di tempat kursus.
•    Usai berenang, segera bersihkan tubuh si kecil dengan sabun dan keramasi rambutnya dengan sampo. Setelah itu, keringkan tubuhnya dan baluri dengan lotion pelembut.
•    Hentikan kegiatan berenang untuk sementara kala si kecil sakit, kendati ia  hanya batuk pilek. Begitu pula jika is terkena ruam kulit dan diare.

Jumat, 01 November 2013

Tentang Telur : Kebaikan Mengonsumsi Telur yang Betul-betul Matang


                             Kebaikan Mengonsumsi Telur yang Betul-betul  Matang.

Tidak sedikit orang yang sedemikian percaya bahwa mengonsumsi telur mentah atau telur setengah matang bisa meningkatkan stamina mereka. Anggapan mereka, telur mentah lebih fresh sehingga amat baik dikonsumsi.

Tentu saja anggapan ini hanya mitos. Pasalnya , telur mentah dan setengah matang merupakan telur yang belum siap dicerna tubuh. Karena dalam kondisi mentah maupun setengah matang, ikatan proteinnya masih begitu kuat. Tubuh sulit memecahnya menjadi asam amino sehingga proses untuk mencernanya pun berlangsung amat lambat. Makanya telur mentah mampu membuat yang bersangkutan merasa kenyang lebih lama. Boleh jadi berawal dari sinilah  muncul mitos bahwa mengonsumsi telur membuat seseorang merasa lebih kuat beraktivitas termasuk berolahraga.

Kebiasaan menambahkan madu ternyata memang membantu proses pencernaan. Madu mampu membantu telur agar bisa dicerna lebih baik oleh tubuh.  Akan tetapi kita tetap harus memerhatikan masalah keamanan pangan. Apalagi saat ini banyak  penyakit yang timbul akibat bahan makanan yang tidak dimasak hingga matang dari   tifus sampai flu burung. Madu yang asli , jika menyentuh protein mentah seperti telur , maka telurnya menjadi matang , tapi matangnya (denaturasi) pematangan secara kimia  telur hanya masak setengah matang. Sehingga kumannya tidak mati.  Pemberian madu dengan telur mentah tidak dibenarkan untuk bayi dan anak. Dikhawatirkan ada kuman salmonella yang masuk lewat pori-pori telur. Ingat , bakteri  yang mungkin ada dalam telur mentah/setengah matang bisa saja masuk ke tubuh dan menyebahkan kita jatuh sakit. Terlebih   jika daya tahan tubuh sedang buruk. 

Jadi mengonsumsi telur mentah, sangat berisiko bagi kesehatan. Lagipula dalam keadaan mentah, kuning telur banyak mengandung zat anti gizi berupa avidin dan ovomukoida juga phosptin  yang bisa menimbulkan efek negatif (avidin dapat mengikat biotin/ovomukoida bekerja sebagai antitripsin/phospitin dapat mengganggu penyerapan zat besi) pada kesehatan , terutama pada bayi dan anak-anak. Konsumsilah telur yang matang, bukan setengah matang. Paling tidak telurnya harus 3/4 matang tetapi untuk anak harus betul-betul matang. Namun pemasakan yang terlalu lama dan berulang-ulang akan merusak protein. Jadi lebih bagus matang karena lebih aman. Anda akan mendapatkan zat gizi yang sama lengkapnya dengan telur mentah, ditambah bonus aman dari bakteri.


BEBERAPA CARA MEREBUS TELUR DAN MENGUPASNYA DENGAN SEMPURNA

Memasak telur rebus dengan matang sempurna ternyata ada bermacam cara. Sedangkan untuk mendapatkan telur utuh dan sempurna tidak mudah juga . Salah tekniknya, telur tidak bisa utuh dan masih menempel di cangkangnya.
Rahasia utama menghasilkan telur rebus yang utuh sempurna sebenarnya adalah saat merebus dan mendinginkannya.

Ikuti tips ini yuk agar telur rebus Anda jadi matang sempurna , tetap mulus dan utuh sempurna.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan.
MATANG
Pertama, dengan melubangi salah satu ujung telur. Bentuk telur yang lonjong biasanya memiliki dua ujung, satu lancip, lainnya agak membulat. Pilih ujung yang bulat dan tusuk dengan sebuah jarum: lubang ini memungkinkan isi telur berkembang dan tak retak. Masukkan telur ke dalam air setengah mendidih, bukan mendidih penuh, rebus selama tiga menit.
Cara kedua, tempatkan telur dalam panci berisi air dan tutup. Jangan rebus bersamaan lebih dari 12 butir. Pastikan panci berukuran besar, hingga telur matang merata. Panas kompor tinggi. Segera setelah air mendidih, buka tutup panci, biarkan telur di dalamnya selama 15 menit, lalu keringkan dan
tempatkan dalam sebuah mangkuk besar berisi air es.
Telur harus didinginkan dengan cepat. Lebih cepat lebih baik karena mencegah kuning telur berwarna hijau. Tambahkan es jika air tersebut sudah tidak dingin lagi, karena telur harus benar-benar dingin dalam 20-30 menit. Untuk mengupas kulit telur, jangan keluarkan telur dari air es tadi sampai semua kulitnya mengelupas.
Ketiga. Masukkan telur ke dalam air dingin, lalu tutupi panci dan rebus kurang lebih 10-15 menit. Angkat segera celupkan dalam air dingin.
Keempat.
Langkah 1. Masukkan telur dalam satu lapisan di dalam panci yang berisi air dingin. Kemudian tutup panci tersebut, namun tetap diberi lubang agar uap bisa keluar.
Langkah 2. Nyalakan api sedang dan biarkan air mendidih perlahan. Dimulai dengan air dingin yang suhunya meningkat sedikit demi sedikit, telur akan matang. Dan cara inilah yang membantu menjaga telur agar tidak cracking. Langkah 3. Tambahkan 1 sdm cuka ke dalam air untuk menjaga agar putih telur tetap utuh dan tidak sampai habis bila ternyata cangkangnya retak saat memasak. Anda bisa mengurangi cuka apabila takut cuka akan mempengaruhi rasa telur.
Langkah 4. Bila tidak ada cuka, Anda bisa menggantikannya dengan 1/2 sdt garam. Garam dapat mencegah cangkang retak serta membuat cangkang telur lebih mudah dikupas nantinya.
Langkah 5. Ketika telur sudah matang, kurangi panas sedikit demi sedikit sehingga temperatur telur tetap terjaga. Biarkan sampai airnya dingin setidaknya 10-15 menit.
Langkah 6. Masukkan telur ke dalam air dingin dan biarkan sampai cangkangnya benar-benar dingin. Atau apabila Anda terburu-buru, Anda bisa mengganti air yang sudah hangat akibat telur dengan air dingin, sampai airnya benar-benar dingin.
Langkah 7. Anda bisa menambahkan es batu untuk membuat telur lebih mudah dikupas dalam keadaan dingin.
Langkah 8. Apabila telur sudah dikupas, Anda bisa menyimpannya di wadah tertutup. Usia telur rebus setidaknya masih bisa bertahan untuk dikonsumsi bila disimpan selama 5 hari di dalam lemari es. Pastikan telur tersimpan di dalam wadah tertutup sehingga tidak terkontaminasi bakteri.

SETENGAH MATANG

Masukkan telur ke dalam air yang mendidih sehingga telur terendam seluruhnya, lalu angkat dari api dan tutup panci tersebut, biarkan selama 5-8 menit, tergantung dari derajat kematangan yang kita kehendaki.

Egg timer :
 a third-raw                       1 minutes
 Half boiled                       3 minutes
 Boiled                              8 minutes
 0ver cooked                   15 minutes 







 Salmonella

Bakteri salmonella dapat menyebabkan penyakit tifus dan paratifus. Dapat diitemukan pada telur dan daging mentah, unggas : ayam mentah, sayuran mentah yang tidak dicuci, susu yang tidak dipasteurisasi atau hasil olahan susu yang terkontaminasi bakteri ini . Bahan makanan dan makanan ini perlu dimasak dengan sempurna untuk membunuh salmonella. Belilah bahan makanan ini dari penjual yang kebersihannya terjamin. Bakteri ini banyak terdapat dalam saluran pencernaan, kotoran binatang serta kotoran manusia.

Minggu, 27 Oktober 2013

Sumber Vitamin B



Sumber Vitamin B
Sistem penamaan vitamin dengan huruf dan angka memang terasa lebih praktis dan mudah. Beberapa vitamin B kompleks pun dikenal punya dua nama, yaitu nama asli dan angka sederhana.
B1 (tiamin) - dalam kacang kedelai, beras merah, dan biji bunga matahari
B2 (riboflavin) - dalam daging, kacang almond, jamur, dan biji-bijian
B3 (niasin) - dalam taoge, biji-bijian, dan alpukat
B5 (asam pantotenat) - dalam daging, jamur, alpukat, kuning telur, ragi bir, dan biji-bijian
B6 (piridoksin) - dalam biji-bijian, taoge, pisang, dan kacang-kacangan
B12 (kobalamin) - dalam hati sapi, ginjal, daging, ikan, telur, dan keju
Asam folat(B9) - dalam sayuran berdaun hijau, taoge, kacang-kacangan, hati sapi, telur, dan gandum murni
Biotin (B7)/vitamin H - dalam kacang-kacangan, ayam, kuning telur, dan ragi bir
Kolin - dalam kacang-kacangan, polong-polongan, berbagai jeruk, hati, kuning telur, dan gandum murni

Vitamin B