Senin, 09 September 2013

Tentang Telur


                                                 
     Tentang telur

Telur merupakan makanan yang mudah disiapkan dan kaya gizi, harganya pun relatif murah. Kandungan proteinnya sangat tinggi dan tak kalah dari sumber protein hewani lainnya yang lebih mahal. Kandungan protein telur sangat mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Nilai cerna telur mencapai 100 %, sehingga sangat baik untuk makanan bayi dan orang sakit dalam masa penyembuhan.Baik pula bagi ibu hamil(sumber vitamin B6,B12 dan asam folat yang melindungi lapisan saraf  yang mencegah kerusakan saraf pada janin) dan orang dewasa yang ingin mempertahankan kesehatan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Telur mengandung asam amino esensial, kolin untuk mencegah kehilangan daya ingat, juga lutein, zeaxantin dan karoten yang melindungi dari masalah mata seperti katarak dan degenerasi makular. Melihat manfaat dan keunggulan telur begitu banyak, tak salah kalau telur merupakan salah satu bahan pangan hewani yang paling digemari dan dikonsumsi.
Namun waspadai kandungan kolesterolnya. Sebutir telur kecil mengandung sekitar 157 mg, ukuran sedang mengandung 187 mg ukuran besar 210 mg. Jadi jangan lupa "berhitung" saat menyantapnya.
Asupan kolesterol yang aman tidak lebih dari 300 mg per hari. Berarti sebutir telur menyumbang dua pertiga dari jumlah maksimal kolesterol yang diperbolehkan.
Tapi menurut penelitian dari tim Universitas Harvard , Amerika Serikat , konsumsi telur tidak secara otomatis akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Karena dalam telur ditemukan sejumlah zat gizi seperti antioksidan , asam folat dan vitamin B lainnya yang bersifat counterbalance terhadap kadar kolesterol darah.
Selain zat-zat tersebut, kadar kolesterol darah juga diredam oleh kandungan lemak telur. Dari 5 g kandungan lemak totalnya, lebih dari separuhnya merupakan lemak tak jenuh dengan ikatan rangkap tunggal yang menyokong kadar kolesterol baik HDL. HDL ini juistru bersifat antiaterosklerosis, yaitu mencegah penyempitan pembuluh darah dan bersahabat dengan jantung.
Pada bayi telur sudah bisa dikenalkan pada bayi berusia 8 bulan. Dapat diberikan dua butir dalam seminggu.
Bagaimanapun, sebuah riset berhasil mengungkap bahwa konsumsi telur dalam tingkat moderat masih relatif aman dan bermanfaat bahkan bagi orang dewasa sekalipun. Batas konsumsi telur per hari Anda pun tergantung pada beberapa faktor, antara lain riwayat kesehatan, kelamin, dan aktivtas fisik. Namun secara umum bagi orang dewasa yang sehat, rekomendasi konsumsi telur adalah 4 butir per minggu.
Untuk orang yang mempunyai masalah kadar kolesterol tinggi, menderita Penyakit Jantung Koroner, berkonsultasiah dengan dokter atau mengikuti anjuran konservatif : membatasi 1-2 butir telur seminggu.

Resep Sup Telur
RESEP SUP TELUR

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.