Sabtu, 30 April 2011

Nyamuk Nakal


-         Cara Bijak Menggunakan Obat Nyamuk


Semua obat nyamuk mengandung racun yang berfungsi membunuh. Selain kandungan bahan aktifnya itu, lazimnya produk obat nyamuk juga memiliki zat tambahan tertentu, seperti pewarna, pengawet serta pewangi. Bahan - tambahan ini juga dapat merugikan kesehatan.
Racun nyamuk yang bersifat membunuh nyamuk ditemukan pada semua jenis obat nyamuk baik pada obat nyamuk bakar, semprot dan elektrik. Sedangkan obat nyamuk oles lebih bersifat pencegahan yaitu mengusir nyamuk.

Sejauh ini obat anti nyamuk masih diperlukan, terutama untuk mencegah penyakit DBD.


Konsentrasi Sangat Rendah

Semua anti nyamuk diproduksi dalam batas aman, dan tidak menimbulkan efek keracunan. Zat  kimia mempunyai ambang batas keracunan serta lethal death (mematikan), namun umumnya ambang batas itu dibuat sangat rendah, jauh dari ambang batas keracunan atau kematian. Artinya antinyamuk dibuat dengan konsentrasi bahan aktif yang sangat rendah. Efek toksik kronis (jangka panjang) juga sudah diperhitungkan.  Namun penggunaan antinyamuk yang tidak benar dan tidak hati-hati  dapat merugikan kesehatan.
Adalah lebih baik, menghindari memakai obat nyamuk karena resiko yang ditimbulkan. Meski begitu, pemakaian obat anti nyamuk sangat dianjurkan jika bahaya yang ada lebih besar, misanya karena Anda tinggal di daerah yang banyak nyamuk malaria , nyamuk DBD, nyamuk penyebab elephantiasis atau kaki gajah. 

Secara garis besar, bahan anti nyamuk yang beredar di pasaran ada empat jenis.

ANTI NYAMUK:

Bakar (koil)
Spray atau semprot (bentuk mekanik dan aerosol)
Elektrik dan
Lotion (repellent)

             
Cara Pemakaian dan Pemilihan Obat Antinyamuk  :

Seandainya Anda tetap memakai obat antinyamuk , ada beberapa  hal yang perlu Anda lakukan untuk meminimalkan risiko.

Obat antinyamuk Bakar

Jenis ini mengandung zat kimia sintetik aktif (alletrin, transflutrin, pralethrin, bioalletrhrin, esbiothrin, 
            Tidak dianjurkan menggunakan obat nyamuk bakar sepanjang malam. Pemakaian obat nyamuk bakar ini sama sekali tidak direkomendasikan , terutama anak yang berkecenderungan asma. Selain asapnya dapat menyebabkan pedih di mata, juga bisa menyebabkan batuk-batuk dan sesak nafas.
            Cara Penggunaan:
            Asap yang keluar dari antinyamuk bakar berfungsi menghalau nyamuk. Nyamuk yang melintasi asap diharapkan bakal mati. Lihat arah pergerakan udara di ruangan atau kamar saat memasang antinyamuk bakar. Karena menghasilkan asap penggunaanya harus dalam ruangan atau kamar dengan sirkulasi udara yang baik, jadi jangan di ruangan tertutup dan sangat tidak dianjurkan di gunakan di dalam kamar ber AC karena asapnya akan tetap berada di ruang tersebut.
Bila menggunakan obat nyamuk ini, sebaiknya bakarlah kira-kira 6-8 jam sebelumnya agar udara tidak langsung terhirup.  

Obat Nyamuk Semprot ( Spray)
           
Sebenarnya efek yang diharapkan dari jenis semprot adalah membunuh nyamuk dan efek residu, yang ditujukan untuk menghalau nyamuk. Agar bisa efektif, penyemprotan harus dilakukan ke nyamuk yang beterbangan, dinding atau gorden, bukan ke udara. Nyamuk yang menempel pada tempat yang sudah disemprot anti nyamuk itupun akan mati. Sayangnya kebanyakan yang terjadi justru menyemprot ke udara.
Lakukan penyemprotan sekitar dua jam sebelum anak masuk ruangan atau kamar tidur. Bila bau sudah tidak tercium lagi, maka anak aman untuk masuk ruangan.
Hindari  pula terkena bahan makanan atau yang bisa menyebabkan kontak langsung dnegan kulit. Tutup makanan atau minuman, alasi tempat tidur. Harap diingat, jangan menyemprotkan obat nyamuk dikala anak sedang tidur.
Saat menyemprot, sebaiknya pendingin ruangan (AC) dimatikan terlebih dahulu. Dan biarkan selama 2 jam tidak digunakan, karena ketika suhu kamar menjadi dingin, akibatnya obat nyamuk semprot tidak menguap dan tersebar sempurna. Tentunya akan melekat di permukaan kasur atau bantal, di meja atau dinding ruangan. Ini dapat membahayakan kesehatan ketika dihirup.   Orang yang menyemprot pun ada baiknya menggunakan masker, supaya cairan yang disemprotkan tidak langsung terisap. Lalu antinyamuk disemprotkan ke dinding dan gorden secara merata setelah itu gorden ditutup.
Dengan cara penyemprotan yang benar, antinyamuk masih efektif selama 3-7 hari. Jadi tidak perlu menyemprot antinyamuk setiap hari.      


Antinyamuk Eletrik (matt)

Seperti halnya obat nyamuk bakar, jenis elektrik juga tidak dianjurkan digunakan sepanjang malam. Lebih baik dipasang beberapa jam menjelang anak tidur. Matikan segera setelah anak tidur. Kendati dalam dosis kecil, obat nyamuk jenis ini mengandung bahan aktif. Jadi, tetap saja berbahaya, terutama pada anak yang sensitive dan peka.Antinyamuk elektrik tetap mengeluarkan asap, meski tak terlihat. Pada jenis ini juga diperlukan sirkulasi udara yang baik.

Lotion Antinyamuk (Obat nyamuk oles)
           
Bersifat mencegah, yaitu mengusir nyamuk. Daya tahannya tergantung dari masing-masing produk (mulai dari 4 hingga 8 jam). Biasanya batas waktu tersebut dicantumkan dalam kemasan .
            Sebaiknya olesi bila anak mau tidur. Jika setelah dipakaikan dan nyamuk tetap menempel , berarti bahan aktifnya sudah tidak berfungsi lagi. Karena obat nyamuk jenis ini berisiko menyerap bahan aktif berlebihan melalui kulit, produk ini tidak dianjurkan dugunakan pada anak di bawah usia 4 tahun.
            Untuk lotion antinyamuk pun sebaiknya si kecil tidak sering-sering menggunakannya. Kendati kandungan pyrethroid dan diethytoluamide (DEET) yang ada pada obat losion sebenarnya lebih aman ketimbang kandungan yang ada pada obat antinyamuk semprot atau bakar, namun bukan berarti aman sama sekali. Ia tetap bisa menimbulkan iritasi pada kulit. Terutama bagi kulit sensitive dan bila dikenakan pada lipatan kulit.
            Jadi, gunakan losion antinyamuk seperlunya. Misalnya, jika si kecil tengah pergi ke suatu tempat yang banyak nyamuknya. Atau anak-anak yang cenderung aktif lebih baik menggunakan jenis oles..Produk ini  tidak dianjurkan digunakan pada anak di bawah 4 tahun.
            Obat antinyamuk losion yang menggunakan bahan kimia sintetik dan bahan aktif DEET sebaiknya tidak digunakan oleh anak, ibu hamil dan ibu menyusui karena kandungannya yang bersifat korosif dapat diserap kulit. Anak balita yang sensitive dapat mengalami alergi. Namun diantara semua produk yang ada, antinyamuk oles relative mempunyai risiko yang lebih sedikit.
Cara menggunakanya :
Gunakan losion anti nyamuk secukupnya dan oleskan tipis-tipis saja. Tidak diperkenankan terlalu sering atau secara berulang-ulang dalam tenggang waktu cukup lama. Jika muncul keluhan, segera hentikan penggunaan. Lekas basuh kulit si kecil dengan sabun di bawah air mengalir. Selain itu, hindari pemberian losion antinyamuk di daerah kulit sekitar mata, hidung dan mulut karena di masing-masing organ tubuh yang penting ini terdapat banyak kelenjar dan pembuluh darah halus. Segera mencuci tangan setelah mengoleskan losion tersebut.
Anak tidak dianjurkan menggunakan losion sendiri kalau anak melakukan sendiri sebaiknya diminta segera mencuci tangan dengan sabun. Hal ini mengindari terjadinya keracunan akibat losion anti nyamuk yang tertelan. .
Bijak menggunakan Obat Anti-Nyamuk buat Ibu hamil
Bahan kimia yang aman untuk ibu hamil adalah DEET (N, N-etil-m-toluaminde atau m-DET). Agar aman untuk pemakaian sehari-hari, Mama dianjurkan menggunakan anti-nyamuk dengan kadar DEET terendah. Lebih baik lagi bila Mama seminim mungkin bersentuhan langsung dengan produk-produk yang mengandung DEET. Bila perlu, gunakan anti-nyamuk dengan DEET di baju tidur bagian luar, sehingga tak bersentuhan langsung dengan kulit. 

Solusi Lain
            AC dapat menyebabkan nyamuk menjadi tidak aktif. Pengaturan suhu 24 derajat Celcius menyebabkan nyamuk menjadi susah melakukan aktivitas. Apalagi pada suhu 20 derajat C ke bawah, nyamuk akan diam saja dan tidak mau bergerak dan akhirnya kemudian mati. Nyamuk akan bergerak aktif pada suhu 26-27 derajat Celcius

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.